Menpora Erick Pastikan Persiapan Asian Games 2026 Tetap Maksimal Meski Anggaran Pelatnas Turun
Menpora Erick Pastikan Persiapan Asian Games 2026 Tetap Maksimal Meski Anggaran Pelatnas Turun

Menpora Erick Pastikan Persiapan Asian Games 2026 Tetap Maksimal Meski Anggaran Pelatnas Turun

LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Menjadi sorotan publik, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas persiapan kontingen Indonesia menjelang Asian Games 2026, meskipun anggaran pelatnas mengalami penurunan.

Penurunan anggaran pelatnas

Tahun Anggaran (Milyar Rupiah)
2023 2.500
2024 2.000

Strategi memaksimalkan sumber daya

Erick Thohir menguraikan beberapa langkah utama yang akan diambil untuk mengoptimalkan penggunaan dana yang ada:

  • Peningkatan kolaborasi dengan sponsor swasta – Pemerintah berupaya menarik investasi dari sektor korporasi melalui program kemitraan strategis yang memberikan manfaat branding bagi perusahaan dan dukungan finansial bagi atlet.
  • Pemanfaatan fasilitas yang sudah ada – Alih-alih membangun infrastruktur baru, pelatnas akan memanfaatkan pusat-pusat latihan yang telah beroperasi, seperti Gelora Bung Karno Sports Complex dan fasilitas di Bandung.
  • Prioritas pada cabang olahraga potensial – Anggaran akan difokuskan pada cabang yang memiliki peluang medali tinggi, termasuk bulu tangkis, angkat besi, dan renang.
  • Pelatihan berbasis teknologi – Penggunaan analisis video, sensor biometrik, dan platform daring untuk meningkatkan efektivitas sesi latihan tanpa menambah biaya perjalanan.
  • Program beasiswa atlet muda – Memperkuat jalur pengembangan melalui beasiswa bagi talenta berbakat yang berasal dari daerah terpencil.

Tanggapan atlet dan pelatih

Berbagai pelatih dan atlet menyambut baik kebijakan tersebut. Kepala Tim Nasional Bulu Tangkis, Yulianto, menyatakan, “Kami tetap percaya bahwa kualitas persiapan tidak semata-mata bergantung pada besarnya dana, melainkan pada profesionalisme tim pelatih dan semangat juang para pemain.”

Sementara itu, perwakilan Atlet Nasional Sepak Bola, Rudi Hartono, menegaskan pentingnya dukungan psikologis dan nutrisi yang tepat, yang kini menjadi fokus utama dalam program pelatnas yang lebih terintegrasi.

Harapan ke depan

Erick Thohir menutup pertemuan dengan menekankan bahwa tantangan anggaran tidak mengurangi tekad Indonesia untuk bersaing di Asian Games 2026. Ia menambahkan, “Kami akan terus mencari solusi kreatif, memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas olahraga, agar setiap atlet dapat tampil optimal di ajang internasional.”

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Indonesia tetap dapat mengirimkan kontingen yang kompetitif dan berpotensi membawa pulang medali emas pada Asian Games yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.