Menko IPK Tekankan Kolaborasi SDM dan Infrastruktur di Kalimantan
Menko IPK Tekankan Kolaborasi SDM dan Infrastruktur di Kalimantan

Menko IPK Tekankan Kolaborasi SDM dan Infrastruktur di Kalimantan

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya sinergi antara sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur di wilayah Kalimantan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari kesiapan tenaga kerja yang kompeten serta jaringan infrastruktur yang memadai.

Dalam sambutannya, AHY menggarisbawahi beberapa tantangan utama yang dihadapi Kalimantan, antara lain keterbatasan akses transportasi, kurangnya konektivitas digital, serta kebutuhan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Ia menegaskan bahwa solusi yang efektif harus melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, serta lembaga pendidikan.

Berikut poin-poin utama yang disampaikan oleh Menko IPK:

  • Peningkatan Infrastruktur: Percepatan pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara guna memperlancar distribusi barang dan mobilitas penduduk.
  • Pengembangan SDM: Penyediaan program pelatihan vokasi, beasiswa, dan kemitraan dengan industri untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.
  • Konektivitas Digital: Memperluas jaringan internet cepat di daerah terpencil agar dapat mendukung pendidikan dan usaha berbasis teknologi.
  • Investasi Berkelanjutan: Mendorong investasi yang memperhatikan aspek lingkungan, sehingga pembangunan tidak mengorbankan kelestarian alam Kalimantan.

AHY juga mengingatkan bahwa keberhasilan kolaborasi ini memerlukan koordinasi yang kuat antar lembaga, transparansi dalam pengelolaan anggaran, serta evaluasi berkala untuk memastikan target tercapai. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan Kalimantan sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan fondasi infrastruktur yang kuat dan SDM yang berkualitas.