LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Rector Universitas Airlangga (UNAIR), Anang Achmad, bersama Ketua Dewan Pakar IKA UNAIR, Agung Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai sumber gagasan inovatif yang dapat memperkuat kualitas kebijakan publik. Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh akademisi, birokrat, dan perwakilan organisasi kepemudaan, AHY menekankan bahwa negara tidak boleh mengalami kekosongan ide dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.
- Riset berbasis bukti: Universitas mampu menghasilkan data dan analisis yang mendukung pembuatan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
- Kolaborasi lintas disiplin: Interaksi antara fakultas teknik, sosial, ekonomi, dan ilmu kesehatan menghasilkan solusi yang holistik.
- Generasi penerus: Mahasiswa dan peneliti muda membawa perspektif segar yang dapat memicu inovasi dalam layanan publik.
AHY juga menyoroti beberapa contoh konkret dimana gagasan akademik telah diimplementasikan oleh pemerintah, antara lain program digitalisasi layanan administrasi, pengembangan aplikasi transparansi anggaran, dan inisiatif kebijakan berbasis data untuk pengelolaan bencana alam.
Ia mengajak semua pihak—pemerintah, institusi pendidikan, serta sektor swasta—untuk membangun ekosistem kolaboratif yang terus menghasilkan ide-ide baru. “Negara tidak boleh kehabisan gagasan. Jika ide-ide segar berhenti, maka kualitas pelayanan publik juga akan menurun,” ujar AHY.
Selain itu, AHY menyampaikan harapan agar kebijakan publik tidak hanya bersifat reaktif, melainkan proaktif dengan mengantisipasi tantangan masa depan, seperti perubahan iklim, transformasi digital, dan dinamika demografis. Ia menutup pertemuan dengan ajakan kepada para akademisi untuk lebih aktif menyuarakan temuan mereka kepada pembuat kebijakan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet