LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengumumkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap kemacetan yang terjadi pada akses jalan arus balik lintas timur di Kecamatan Ketapang, Lampung. Jalan tersebut menjadi titik rawan kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga menghambat mobilitas penduduk dan mengganggu distribusi barang.
Dalam pernyataan resminya, Menhub menegaskan bahwa evaluasi akan mencakup identifikasi penyebab utama kemacetan, analisis volume kendaraan, serta penilaian kondisi fisik jalan dan fasilitas penunjang seperti marka jalan, rambu, dan sistem pengaturan lampu lalu lintas.
Langkah-langkah yang akan ditempuh antara lain:
- Pengumpulan data real‑time menggunakan sensor lalu lintas dan kamera pengawas selama satu minggu penuh.
- Survei lapangan oleh tim teknis untuk menilai lebar jalur, kondisi permukaan, dan keberadaan rintangan fisik.
- Dialog dengan pihak kepolisian setempat, pengelola transportasi, serta perwakilan komunitas pengguna jalan.
- Penyusunan rekomendasi perbaikan, termasuk penambahan jalur, pengaturan ulang titik masuk‑keluar, serta peningkatan sistem sinyal.
Hasil evaluasi diharapkan dapat disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Lampung dalam waktu dua bulan, dengan rencana implementasi perbaikan yang dapat dimulai pada kuartal berikutnya. Menhub menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta stakeholder terkait untuk memastikan solusi yang berkelanjutan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Jika rekomendasi disetujui, langkah selanjutnya meliputi alokasi anggaran, tender pekerjaan perbaikan jalan, serta monitoring pasca‑implementasi guna menilai efektivitas tindakan yang diambil.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet