LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Hari ke-9 Zulhijjah yang bertepatan dengan 26 Mei 2026 dikenal sebagai Hari Arafah. Hari ini menjadi titik tertinggi dalam ibadah haji, ketika para jamaah berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, simbol persatuan umat Islam di muka bumi.
Karena keistimewaan hari tersebut, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Muslim yang tidak menunaikan haji untuk memperbanyak amal, termasuk puasa sunnah pada hari Arafah. Puasa ini dianggap sebagai sarana memperoleh pahala besar serta memurnikan diri menjelang Hari Raya Idul Adha.
Keutamaan Puasa Arafah
- Penghapus dosa: Diriwayatkan bahwa puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang.
- Peningkatan pahala: Puasa sunnah pada hari tersebut bernilai setara dengan puasa Ramadhan dalam hal pahala, menurut beberapa riwayat.
- Menambah ketakwaan: Menjalankan puasa pada hari yang mulia meningkatkan rasa takwa dan mendekatkan diri kepada Allah.
- Manfaat kesehatan: Seperti puasa pada umumnya, puasa Arafah memberi istirahat pada sistem pencernaan dan membantu detoksifikasi tubuh.
Dalil-dalil yang mendukung
- Hadis riwayat Bukhari dan Muslim: “Barangsiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan mengampuni dosa tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang.”
- Hadis riwayat Tirmidzi: “Puasa pada hari Arafah lebih baik daripada puasa pada hari lain, kecuali puasa Ramadan.”
- Al‑Qur’an surat Al‑Baqara ayat 196 menyebutkan keutamaan berpuasa pada hari-hari tertentu untuk menebus dosa, yang dipahami mencakup puasa Arafah.
Dengan memahami keistimewaan, manfaat, dan dasar syar’i puasa Arafah, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas spiritual dan fisik menjelang hari raya Idul Adha.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet