Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Baru SPH Pluit
Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Baru SPH Pluit

Mendikdasmen Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus Baru SPH Pluit

LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Pada Selasa, 2 Juni 2026, Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) secara resmi menandai dimulainya pembangunan kampus permanen baru Sekolah Pelita Harapan (SPH) Pluit, Jakarta Utara, dengan upacara peletakan batu pertama.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, bersama jajaran pejabat kementerian, perwakilan yayasan, serta para guru dan orang tua murid. Menteri menekankan pentingnya investasi infrastruktur pendidikan yang mampu menampung pertumbuhan jumlah siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kampus baru ini direncanakan menggantikan fasilitas sementara yang selama ini dipakai oleh SPH Pluit. Dengan lahan seluas sekitar 5 hektar, kampus akan menampung hingga 2.500 siswa, menyediakan ruang kelas berstandar internasional, laboratorium sains dan teknologi mutakhir, serta fasilitas olahraga dan seni.

Rencana penyelesaian pembangunan ditargetkan pada akhir tahun 2028, dengan fase-fase kerja yang meliputi:

  • Pembangunan struktur gedung akademik utama.
  • Penyediaan laboratorium komputer, fisika, kimia, dan biologi.
  • Pembangunan area olahraga indoor dan outdoor, termasuk lapangan basket, futsal, dan kolam renang.
  • Penyediaan ruang seni, musik, dan teater.
  • Penyelesaian area hijau dan taman belajar terbuka.

YPPH menegaskan komitmen untuk menghadirkan lingkungan belajar yang holistik, mengintegrasikan pendekatan akademik dengan nilai-nilai karakter. Diharapkan, kampus baru ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi titik referensi bagi pengembangan pendidikan di wilayah Jakarta Utara.

Keberadaan kampus permanen SPH Pluit diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi keluarga di sekitar Pluit dan sekitarnya, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor konstruksi dan layanan pendukung selama masa pembangunan.