Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0, Memperpanjang Catatan Kemenangan di Piala Dunia 2026
Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0, Memperpanjang Catatan Kemenangan di Piala Dunia 2026

Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0, Memperpanjang Catatan Kemenangan di Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Stadion Akron, Guadalajara menjadi saksi sengitnya duel antara El Tri dan Taeguk Warriors pada laga kedua Grup A Piala Dunia 2026. Dengan gol tunggal Luis Romo pada menit ke‑50, Meksiko berhasil mengunci kemenangan 1‑0, menjadikannya tim pertama yang lolos ke babak 32 besar turnamen bergengsi ini.

Sejarah panjang persaingan

Hubungan kompetitif antara Meksiko dan Korea Selatan bukanlah hal baru. Kedua negara pernah bertemu tiga kali di panggung dunia sebelumnya: pada Piala Dunia 1998, 2018, dan kini 2026. Pada edisi 1998, Meksiko mengalahkan Korea Selatan 3‑1 di Stade de Gerland, menutup perjalanan Taeguk Warriors di fase grup. Dua dekade kemudian, di Rusia 2018, Meksiko kembali menang 2‑1 berkat penalti Carlos Vela dan gol Chicharito, meski Son Heung‑min menyumbang gol lewat tendangan penalti tambahan pada menit 90+3. Pola kemenangan ini menegaskan bahwa Meksiko menjadi momok kronis bagi tim Asia Timur.

Laga Grup A 2026: Detik demi detik

Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua belah pihak. Korea Selatan membuka peluang pada menit ke‑26 lewat serangan cepat, namun kiper Meksiko Raul “Tala” Rangel berhasil menepis bola dengan tangan kanannya setelah bola meluncur ke sudut depan gawang. Kesempatan emas bagi Korea Selatan muncul kembali pada menit ke‑87 ketika Cho Gue‑sung melepaskan tembakan dekat kotak penalti; Rangel kembali menampilkan refleks cepat dengan menyelamatkan bola yang hampir meluncur masuk.

Gol penentu datang di babak pertama, tepat pada menit ke‑50, ketika Luis Romo menerima umpan pendek di sisi kanan dan menembakkan bola ke sudut atas gawang, memanfaatkan kesalahan koordinasi antara kiper Korea Selatan Kim Seung‑gyu dan beknya. Gol tersebut tidak hanya memberi keunggulan, tetapi juga memperpanjang rekor Meksiko yang belum kebobolan pada babak pertama dalam 13 pertandingan Piala Dunia terakhir.

Taktik, pertahanan, dan peran kiper

Pelatih Javier Aguirre menilai pertandingan sebagai ujian ketahanan mental. “Mereka memberi tekanan terus‑menerus, dan satu kesalahan saja bisa berakibat fatal,” ujarnya setelah laga selesai. Meksiko menampilkan formasi 4‑3‑3 yang menekankan penutupan ruang, sementara Korea Selatan mengandalkan kecepatan sayap Lee Kang‑in dan pergerakan kreatif Son Heung‑min. Rangel menjadi tokoh kunci, mencatatkan clean sheet keduanya di Piala Dunia 2026 setelah penyelamatan krusial pada menit ke‑87.

Skema Korea Selatan untuk tetap melaju

Setelah kekalahan, tim Asal Seoul masih memiliki peluang melaju ke babak 32 besar melalui pertandingan melawan Afrika Selatan. Tiga skenario utama yang dipaparkan media lokal:

  • Menang melawan Afrika Selatan – Korea Selatan akan mengumpulkan enam poin, memastikan posisi kedua grup tanpa menunggu hasil pertandingan Meksiko vs Republik Ceko.
  • Seri melawan Afrika Selatan – Dengan empat poin, tim dapat lolos asalkan Meksiko tidak kalah dari Republik Ceko atau berhasil mengamankan poin tambahan.
  • Kalah melawan Afrika Selatan – Peluang masih terbuka lewat posisi tiga terbaik, bergantung pada hasil antara Meksiko dan Republik Ceko serta perbandingan head‑to‑head.

Regulasi FIFA menekankan tiga langkah penentuan peringkat bila poin sama: head‑to‑head, selisih gol keseluruhan, dan jumlah gol. Jika masih imbang, skor perilaku tim dan peringkat FIFA menjadi penentu akhir.

Kesimpulan

Kemenangan tipis 1‑0 ini memperkuat posisi Meksiko sebagai salah satu tuan rumah yang paling tangguh di Piala Dunia 2026, sekaligus menambah deretan catatan menaklukkan Korea Selatan pada tiga edisi turnamen. Bagi Taeguk Warriors, kegagalan ini menegaskan kebutuhan akan perbaikan taktik dan konsistensi di fase grup, terutama dalam mengatasi pertahanan rapat Meksiko. Pertarungan selanjutnya melawan Afrika Selatan akan menjadi ujian akhir bagi harapan Korea Selatan melanjutkan petualangan mereka di dunia sepak bola internasional.