LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman Palestina, yang dipimpin oleh Menteri Mu’ayyad Sha’ban, melaporkan bahwa pada bulan Mei 2026 tercatat sebanyak 1.659 insiden serangan yang dilakukan oleh pasukan Israel di wilayah Tepi Barat. Data ini mencakup serangan tembakan, pengeboman, serta operasi militer yang menargetkan pemukiman dan infrastruktur penduduk Palestina.
- Jumlah serangan meningkat 12% dibandingkan April 2026.
- Mayoritas insiden terjadi pada wilayah utara Tepi Barat.
- Korban tewas terdiri dari 17 laki-laki, 7 perempuan, dan 3 anak-anak.
Pihak Komisi menegaskan bahwa catatan ini akan dijadikan dasar untuk mengajukan laporan ke badan internasional dan meminta intervensi agar tindakan militer Israel dapat dihentikan. Menteri Sha’ban menambahkan bahwa upaya diplomatik sedang digencarkan, namun ia memperingatkan bahwa eskalasi kekerasan dapat memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Selain itu, komisi juga mencatat peningkatan penggunaan drone pengintai serta penempatan pos militer baru di sepanjang batas pemukiman. Penduduk setempat melaporkan rasa takut yang semakin meningkat, terutama setelah serangan yang menargetkan fasilitas kesehatan dan sekolah.
Komisi berjanji akan terus memantau situasi dan memperbaharui data secara berkala, serta bekerja sama dengan organisasi hak asasi manusia untuk memastikan bahwa pelanggaran hak internasional dapat diusut secara transparan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet