LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Ratusan ribu pekerja bersiap melaksanakan aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Koalisi serikat pekerja nasional menargetkan kehadiran sekitar lima ratus ribu orang.
Tujuan utama demonstrasi adalah menuntut pemerintah menepati janji penghapusan sistem outsourcing yang dianggap merugikan pekerja tetap, serta meningkatkan Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) demi memperkuat perlindungan tenaga kerja.
Sejak pemilihan umum 2024, Presiden menjanjikan reformasi ketenagakerjaan, termasuk penghapusan outsourcing pada tahun 2025. Namun, implementasinya belum terlihat, memicu protes massal.
Daftar tuntutan utama:
- Menghapus praktik outsourcing secara menyeluruh di sektor publik dan swasta.
- Menaikkan PTKP menjadi minimal Rp 75 juta per tahun.
- Memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja kontrak.
- Meningkatkan upah minimum regional (UMR) sesuai tingkat inflasi.
Organisasi serikat pekerja, seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Buruh Nasional (FBN), menyiapkan strategi aksi damai namun tegas. Mereka berencana memblokade akses masuk DPR pada pukul 09.00 WIB, sambil menggelar orasi dan pertunjukan musik.
Data perkiraan kehadiran per provinsi:
| Provinsi | Perkiraan Jumlah Peserta |
|---|---|
| DKI Jakarta | 150.000 |
| Jawa Barat | 120.000 |
| Jawa Tengah | 80.000 |
| Sumatera Utara | 50.000 |
| lainnya | 100.000 |
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan kesediaan untuk berdialog, namun menegaskan aksi harus tetap damai dan tidak mengganggu proses legislasi. Kepolisian telah menyiapkan tim pengamanan untuk mencegah potensi kerusuhan.
Pengamat ekonomi menilai tekanan dari kalangan buruh dapat mempercepat reformasi ketenagakerjaan, namun juga berpotensi menimbulkan ketegangan politik bila tidak tercapai kesepakatan.
Aksi ini dijadwalkan berlangsung selama satu hari, dengan kemungkinan lanjutan jika tuntutan tidak dipenuhi. Seluruh perhatian kini tertuju pada DPR dan pemerintah untuk memberikan respons konkret terhadap aspirasi lima ratus ribu pekerja.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet