Massa Aksi Mahasiswa Masih Bertahan di Jalan MH Thamrin hingga Jumat Petang
Massa Aksi Mahasiswa Masih Bertahan di Jalan MH Thamrin hingga Jumat Petang

Massa Aksi Mahasiswa Masih Bertahan di Jalan MH Thamrin hingga Jumat Petang

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Masa aksi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta terus berlangsung di Jalan MH Thamrin, mengarah ke Bundaran HI, dan diperkirakan akan bertahan hingga Jumat sore. Demonstrasi ini dimulai pada hari Senin sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap mengekang kebebasan akademik dan menurunkan kualitas pendidikan tinggi.

Kelompok mahasiswa yang terlibat mencakup perwakilan dari universitas negeri maupun swasta, dengan ribuan peserta yang berkumpul secara damai namun tegas. Mereka menuntut revisi kebijakan beasiswa, peningkatan transparansi dalam proses seleksi dosen, serta peninjauan kembali regulasi yang menghambat kegiatan akademik.

Berikut adalah tuntutan utama yang disampaikan oleh para pemimpin aksi:

  • Penghapusan batasan beasiswa yang dianggap diskriminatif.
  • Transparansi penuh dalam proses rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan.
  • Pembebasan ruang akademik dari intervensi politik yang berlebihan.
  • Peningkatan alokasi anggaran untuk riset dan fasilitas kampus.

Pihak kepolisian telah menempatkan satuan khusus untuk mengawal aksi, namun menegaskan bahwa tidak akan ada penggunaan kekuatan berlebihan asalkan aksi tetap damai. Sampai saat ini, tidak ada laporan signifikan mengenai kerusuhan atau kerusakan properti.

Selain menuntut kebijakan, mahasiswa juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam proses demokrasi. Mereka mengajak warga Jakarta untuk memberikan dukungan moral, meski tidak terlibat secara fisik, dengan cara menyebarkan informasi yang akurat melalui media sosial.

Para pengamat politik menilai bahwa aksi ini dapat menjadi titik balik dalam hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah. Jika tuntutan tidak diakomodasi, kemungkinan aksi akan bereskalasi ke wilayah lain di Indonesia.

Hingga Jumat petang, pihak penyelenggara aksi berjanji akan tetap berada di lokasi, dengan jadwal istirahat yang teratur dan penyediaan kebutuhan dasar bagi peserta. Pemerintah diharapkan memberikan respons konkret sebelum akhir pekan untuk mencegah perpanjangan aksi.