Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk berkembang, Inni Dawet jaga kuliner tradisional di tengah minuman kekinian
Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk berkembang, Inni Dawet jaga kuliner tradisional di tengah minuman kekinian

Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk berkembang, Inni Dawet jaga kuliner tradisional di tengah minuman kekinian

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Jakarta – Di tengah gelombang kuliner modern yang kian mendominasi pasar, usaha tradisional Inni Dawet yang berlokasi di Jakarta Timur berhasil bertahan dan bahkan mengembangkan usahanya berkat dukungan program LinkUMKM BRI. Program ini dirancang khusus untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan akses ke pembiayaan, pelatihan, serta jaringan pasar yang lebih luas.

Inni Dawet, yang mengusung minuman tradisional berbasis cendol dan sirup gula merah, sempat merasakan tekanan penurunan penjualan ketika tren minuman kekinian seperti bubble tea dan kopi susu melanda. Pemilik usaha, Ibu Novi, memutuskan untuk memanfaatkan LinkUMKM BRI setelah mengetahui adanya fasilitas kredit dengan bunga ringan, pelatihan manajemen keuangan, dan promosi digital melalui platform BRI.

Berbagai langkah konkrit yang diambil melalui program tersebut meliputi:

  • Pembiayaan modal kerja sebesar Rp 25 juta dengan tenor 12 bulan, memungkinkan pembelian bahan baku berkualitas dan penambahan peralatan produksi.
  • Workshop pemasaran digital yang mengajarkan cara memanfaatkan media sosial, foto produk, serta penawaran paket bundling untuk menarik konsumen muda.
  • Kolaborasi dengan jaringan toko kelontong BRI yang memperluas distribusi produk di wilayah Jabodetabek.

Hasilnya, penjualan Inni Dawet meningkat sekitar 30% dalam tiga bulan pertama setelah program dijalankan. Selain itu, brand awareness meningkat berkat postingan rutin di Instagram dan TikTok yang menonjolkan nilai budaya serta keaslian rasa.

Keberhasilan Inni Dawet menjadi contoh bahwa usaha tradisional tidak harus ditinggalkan demi tren semata. Dengan memanfaatkan fasilitas finansial dan edukasi yang tepat, pelaku UMKM dapat berinovasi tanpa mengorbankan warisan kuliner lokal. Ibu Novi menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan rasa dawet asli sambil tetap membuka peluang inovasi produk, seperti varian rasa buah-buahan alami yang sesuai dengan selera generasi muda.

Program LinkUMKM BRI diharapkan dapat menjadi katalisator bagi ribuan UMKM lain di seluruh Indonesia, khususnya yang bergerak di bidang kuliner tradisional, agar mampu bersaing dalam ekosistem pasar yang semakin digital dan kompetitif.