Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri
Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

Lulus di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global, Gubernur Lemhanas Ingatkan Alumni P3N 27 Jaga Kapasitas Diri

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Di sebuah upacara kelulusan yang dihadiri oleh 84 alumni Program Penguatan Nasional (P3N) angkatan ke-27, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menekankan pentingnya menjaga kapasitas diri di tengah dinamika geopolitik dunia yang tidak menentu. Acara tersebut berlangsung di kantor pusat Lemhanas, Jakarta, dan dihadiri oleh para peserta, pejabat pemerintah, serta perwakilan media.

Gubernur Lemhanas menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan sebuah titik tolak untuk terus meningkatkan kompetensi pribadi dan profesional. Ia menyoroti bahwa ketidakpastian geopolitik—seperti persaingan kekuatan besar, konflik regional, dan perubahan kebijakan perdagangan—menuntut para pemimpin masa kini untuk memiliki kesiapan mental, pengetahuan strategis, dan fleksibilitas dalam mengambil keputusan.

“Kita berada di era di mana batasan tradisional semakin kabur. Setiap keputusan yang diambil dapat berdampak pada keamanan nasional, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, setiap alumni P3N harus senantiasa menjaga dan mengasah kapasitas diri,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

  • Penguatan Pengetahuan Strategis: Terus mengikuti perkembangan kebijakan luar negeri, ekonomi global, serta teknologi yang dapat memengaruhi posisi Indonesia di kancah internasional.
  • Kesiapan Mental: Membangun ketahanan psikologis untuk menghadapi tekanan dan situasi krisis dengan tenang.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Menjalin kerja sama dengan akademisi, praktisi, dan lembaga internasional guna memperluas jaringan dan akses informasi.
  • Inovasi dan Adaptasi: Mengembangkan solusi kreatif yang responsif terhadap perubahan cepat di lingkungan global.

Gubernur juga menekankan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan integritas dalam setiap langkah kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa alumni Lemhanas memiliki tanggung jawab khusus untuk menjadi contoh dalam menerapkan etika, transparansi, dan akuntabilitas di organisasi masing-masing.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana beberapa alumni menanyakan strategi konkret dalam menghadapi tantangan geopolitik yang spesifik, seperti ketegangan di Laut China Selatan dan dampak sanksi ekonomi internasional. Gubernur menjawab dengan menekankan pentingnya analisis berbasis data, kerja tim interdisipliner, dan kesiapan untuk beradaptasi pada perubahan kebijakan luar negeri.

Kelulusan P3N 27 ini diharapkan dapat menghasilkan kader-kader yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan kebijakan yang memperkuat ketahanan nasional Indonesia di era ketidakpastian global.