Liverpool Siapkan 'Cuci Gudang' Besar: 12 Pemain Kontrak Habis 2026-2027 Siap Lepas
Liverpool Siapkan 'Cuci Gudang' Besar: 12 Pemain Kontrak Habis 2026-2027 Siap Lepas

Liverpool Siapkan ‘Cuci Gudang’ Besar: 12 Pemain Kontrak Habis 2026-2027 Siap Lepas

LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Setelah kegagalan total di Liga Champions 2025/2026 dan pengeluaran lebih dari £450 juta tanpa satu trofi pun, manajer baru Liverpool, Arne Slot, menegaskan klub akan melakukan “cuci gudang” pada bursa transfer musim panas mendatang. Slot menekankan bahwa klub harus menjual pemain untuk membeli talenta baru, sebuah prinsip yang kembali ditekankan mengingat banyak pemain inti akan memasuki akhir kontrak pada tahun 2026 atau musim panas 2027.

Latar Belakang Krisis Transfer

Di sela-sela kegagalan telak 0-4 atas Paris Saint-Germain, Slot mengungkapkan bahwa Liverpool tidak hanya akan melepas pemain yang kontraknya habis, melainkan juga berpotensi menjual pemain berkualitas tinggi untuk menyeimbangkan buku keuangan. Penjualan ini diharapkan menutup celah biaya transfer baru seperti Alexander Isak, Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Milos Kerkez yang telah dibeli dengan nilai tinggi namun belum memberikan hasil yang diharapkan.

Daftar 12 Pemain yang Kontraknya Habis 2026-2027

  • Mohamed Salah – Kontrak berakhir pada Juni 2026, diprediksi akan meninggalkan Anfield sebagai agen bebas.
  • Andy Robertson – Juga bebas pada Juni 2026 setelah sepuluh tahun berbakti.
  • Alisson Becker – Penjaga gawang asal Brasil akan habis kontrak pada Agustus 2026.
  • Naby Keïta – Gelandang tengah yang kontraknya berakhir pada Juni 2026.
  • Fabinho – Ganda gelandang bertahan akan menamatkan kontraknya pada Juni 2026.
  • Jordan Henderson – Kapten tim, kontraknya berakhir pada Juni 2027.
  • Trent Alexander‑Arnold – Bek kanan berusia 27 tahun, kontrak sampai Juni 2027.
  • Curtis Jones – Gelandang serba bisa dengan kontrak hingga Juni 2027.
  • Diogo Jota – Penyerang asal Portugal, kontrak hingga Juni 2027.
  • Konstantinos Tsimikas – Bek kiri, kontrak berakhir pada Juni 2027.
  • Ibrahima Konaté – Bek tengah muda, kontrak hingga Juni 2027.
  • Florian Wirtz – Gelandang kreatif yang baru bergabung, kontraknya berakhir pada Juni 2027.

Daftar di atas mencerminkan kombinasi pemain veteran yang menjadi tulang punggung tim serta beberapa talenta muda yang kontraknya masih panjang, namun menjadi aset berharga bagi klub yang ingin mengoptimalkan nilai jual.

Strategi “Jual untuk Beli” Slot

Slot menegaskan bahwa Liverpool harus mengadopsi pendekatan “jual untuk beli” yang telah menjadi bagian budaya klub sejak era Jürgen Klopp. Dengan menyiapkan dana dari penjualan pemain berpengalaman, Liverpool dapat menargetkan reinvestasi pada pemain muda yang potensial, terutama pada posisi sayap, gelandang serba guna, dan penyerang tengah. Slot juga menyebutkan bahwa klub telah menjual antara 8‑10 pemain dalam beberapa bulan terakhir untuk mengumpulkan dana yang cukup bagi lima rekrutmen utama.

Dampak Finansial dan Persaingan

Jika semua 12 pemain ini dilepas, Liverpool berpotensi mengurangi beban gaji tahunan lebih dari £150 juta, sebuah langkah penting mengingat pembatasan keuangan Fair Play. Pendapatan dari penjualan diperkirakan mencapai £200‑£250 juta, yang akan menutupi biaya transfer pemain baru serta mengembalikan sebagian dana yang diinvestasikan pada pemain mahal seperti Isak dan Wirtz. Namun, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kemampuan klub dalam menarik talenta yang cocok dengan filosofi permainan cepat, pressing tinggi, dan fleksibilitas taktis Slot.

Prospek Musim Depan

Dengan cuci gudang yang direncanakan, Liverpool menargetkan pembaruan skuad yang lebih seimbang secara usia dan kualitas. Slot berharap dapat mengamankan setidaknya lima pemain baru, termasuk striker muda, gelandang kreatif, serta bek tengah yang dapat bersaing di Premier League. Jika berhasil, Liverpool tidak hanya akan memperbaiki catatan performa, tetapi juga mengembalikan kepercayaan suporter yang kini menuntut aksi cepat setelah kegagalan di Eropa.

Secara keseluruhan, musim panas 2026 menjadi titik krusial bagi Liverpool. Keputusan untuk melepaskan 12 pemain dengan kontrak habis akan menentukan apakah The Reds dapat bangkit kembali atau terjerumus dalam siklus penurunan performa dan tekanan finansial.