LintasWarganet.com – 02 Juli 2026 | Lirik lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ ciptaan Bupati Purwakarta yang disebut Atalia hina perempuan, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Lagu tersebut, yang diciptakan oleh Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta, dinilai memiliki lirik yang merendahkan martabat perempuan. Atalia Praratya, anggota DPR RI Komisi VIII, adalah salah satu tokoh yang menyampaikan kekecewaannya terhadap lagu tersebut.
Menurut Atalia, lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ tidak mencerminkan nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi penghormatan terhadap sesama. Ia juga menilai bahwa lirik lagu tersebut mengandung unsur patriarki yang kuat. Atalia menyatakan bahwa sebagai seorang perempuan, ia merasa tersinggung dengan lirik lagu tersebut yang dinilai merendahkan kaum perempuan.
Lirik lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ ciptaan Bupati Purwakarta yang disebut Atalia hina perempuan, juga menuai kritik dari penyanyi ternama, Rossa. Rossa menyatakan bahwa judul ‘Lalaki Langit’ seharusnya menggambarkan sosok laki-laki yang memiliki sikap terpuji, namun malah merendahkan perempuan. Ia juga menyebut bahwa lirik lagu tersebut tidak mencerminkan makna yang diharapkan.
Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta, telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi sebab lagu ciptaannya ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’. Ia menyatakan bahwa lagu tersebut diciptakan pada 2020 dan menceritakan tentang diri sendiri. Saepul juga meminta maaf kepada pihak-pihak khususnya kaum perempuan yang tersinggung atas penggunaan diksi kalimat yang tidak pantas.
Lirik lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ ciptaan Bupati Purwakarta yang disebut Atalia hina perempuan, telah menjadi sorotan publik. Banyak tokoh yang menyampaikan kekecewaannya terhadap lagu tersebut. Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta, harus mempertanggungjawabkan lirik lagu tersebut yang dinilai merendahkan martabat perempuan.
Di sisi lain, harta kekayaan Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta, juga menjadi sorotan publik. Ia memiliki kekayaan sebanyak Rp 64.482.784.085 dan 89 tanah. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana seorang pejabat publik dapat memiliki kekayaan yang sangat besar.
Kesimpulan, lirik lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ ciptaan Bupati Purwakarta yang disebut Atalia hina perempuan, telah menuai kritik dari berbagai kalangan. Lagu tersebut dinilai memiliki lirik yang merendahkan martabat perempuan dan mengandung unsur patriarki yang kuat. Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta, harus mempertanggungjawabkan lirik lagu tersebut dan memperbaiki kesalahannya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet