Lebih dari 189 Ribu Perempuan dan Difabel Raih Penghasilan pada 2025, Dampak Ekonomi Tercatat
Lebih dari 189 Ribu Perempuan dan Difabel Raih Penghasilan pada 2025, Dampak Ekonomi Tercatat

Lebih dari 189 Ribu Perempuan dan Difabel Raih Penghasilan pada 2025, Dampak Ekonomi Tercatat

LintasWarganet.com – 23 Juni 2026 | Program inklusi ekonomi yang digalakkan pemerintah Indonesia berhasil menambah jumlah perempuan dan penyandang disabilitas yang memperoleh pendapatan tetap. Pada tahun 2025, lebih dari 189.000 orang dari kedua kelompok tersebut tercatat menerima penghasilan, menandai kemajuan signifikan dalam upaya pemberdayaan ekonomi.

Inisiatif tersebut melibatkan kolaborasi antara kementerian terkait, lembaga keuangan, dan mitra swasta yang menyediakan pelatihan, akses modal, serta peluang kerja yang ramah inklusi. Dukungan tersebut menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan pendapatan bagi penerima manfaat.

Kelompok Jumlah Penerima (orang) Rata‑Rata Penghasilan Bulanan (Rp)
Perempuan ≈ 120.000 ≈ 2.200.000
Difabel ≈ 69.000 ≈ 1.800.000
Total ≈ 189.000

Berikut beberapa dampak yang tercatat sejak program berjalan:

  • Peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor formal sebesar 12 % dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Penurunan tingkat kemiskinan di antara penyandang disabilitas sebesar 8 %.
  • Pertumbuhan usaha mikro yang dimiliki perempuan dan difabel naik 15 %.
  • Perluasan jaringan pemasaran digital yang membantu penerima manfaat menjual produk secara online.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi model bagi program inklusi serupa di wilayah lain, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui diversifikasi tenaga kerja yang lebih adil dan merata.