LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Lawrence Shankland, penyerang asal Rangers, kembali menjadi sorotan utama dalam skuad Skotlandia yang melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah absen selama 28 tahun. Dipercaya oleh pelatih Steve Clarke, Shankland masuk dalam daftar resmi 26 pemain yang akan memperjuangkan tiga poin pertama di Grup C melawan Haiti pada 12 Juni 2026 di Boston Stadium. Penampilan gemilangnya di Liga Skotlandia menjadi faktor penentu mengapa ia dianggap sebagai salah satu senjata utama lini serang Tim Nasional.
Musim 2025/2026, Shankland mencatat rekor 34 gol dalam 38 penampilan untuk Rangers, menjadikannya pencetak gol terbanyak di liga domestik. Kecepatan, insting dalam zona penalti, serta kemampuan menyelesaikan peluang dari segala sudut membuatnya menjadi pilihan logis bagi Skotlandia, terutama setelah kebugaran Che Adams diragukan karena cedera. Meskipun pada pertandingan pembuka melawan Haiti Shankland tidak memulai sebagai starter, kehadirannya sebagai pengganti strategis memberikan tekanan tambahan pada pertahanan lawan.
Laga pembuka tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 bagi Skotlandia lewat gol John McGinn pada babak pertama. Meskipun gol tersebut datang dari gelandang, analis menilai kehadiran Shankland di lapangan pada menit-menit akhir menambah dimensi serangan yang lebih tajam, terutama ketika Haiti menutup ruang dengan blok pertahanan rendah. Penampilan tim menunjukkan pola permainan yang direncanakan Clarke: menguasai wilayah tengah, memanfaatkan kecepatan sayap Ben Gannon‑Doak di sisi kanan, serta mengirimkan umpan terobosan bagi Striker seperti Shankland dan Che Adams.
Daftar penyerang Skotlandia dalam skuad mencakup lima nama: Che Adams (Torino), Lyndon Dykes (Charlton Athletic), George Hirst (Ipswich), Ross Stewart (Southampton), dan Lawrence Shankland (Rangers). Kombinasi pengalaman internasional dan kebugaran pemain domestik diharapkan memberikan variasi taktik. Shankland, yang berusia 28 tahun, berada pada puncak kariernya dan membawa catatan 17 gol dalam 10 pertandingan internasional sebelumnya, menjadikannya ancaman utama pada fase grup berikutnya melawan Brasil dan Maroko.
Selain kontribusi gol, Shankland juga dikenal dengan kerja kerasnya dalam fase pertahanan. Pada beberapa pertandingan klub, ia sering turun membantu lini tengah untuk menekan lawan, sebuah kualitas yang sangat dihargai oleh Clarke yang menekankan pentingnya karakter dan ketahanan mental tim. Pemain berusia 28 tahun tersebut mencontohkan mentalitas “never give up” yang menjadi semboyan Skotlandia sejak kualifikasi dramatis melawan Denmark dengan kemenangan 4-2 dan gol ikonik Scott McTominay.
- Kebugaran: Shankland dinyatakan fit menjelang turnamen, tanpa keluhan cedera signifikan.
- Performa klub: 34 gol dalam satu musim liga, memimpin lini serang Rangers.
- Pengalaman internasional: 10 cap, 17 gol, termasuk gol penting di kualifikasi.
- Peran potensial: Memanfaatkan ruang di lini belakang Haiti, menambah ancaman lewat tembakan jarak jauh dan penyelesaian cepat.
Skotlandia kini memimpin Grup C dengan tiga poin, namun tantangan berikutnya tidaklah mudah. Brasil, dengan skuad yang dipenuhi talenta, serta Maroko yang mengandalkan taktik kontra, akan menguji kemampuan Shankland untuk menyalurkan gol di level tertinggi. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi yang ditunjukkan di liga domestik, peluang Skotlandia untuk melaju ke fase knockout akan semakin besar.
Secara keseluruhan, kehadiran Lawrence Shankland di Piala Dunia 2026 tidak hanya menambah kedalaman skuad, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi para pendukung Tartan Army yang menanti momen bersejarah. Dengan kombinasi kebugaran, catatan gol yang mengesankan, serta semangat juang yang kuat, Shankland berpotensi menjadi figur kunci dalam perjalanan Skotlandia menembus babak berikutnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet