La Indie Movie bekali keterampilan bagi sineas muda

LintasWarganet.com – 05 Mei 2026 | La Indie Movie, sebuah inisiatif yang muncul untuk mengisi kekosongan dalam pengembangan industri perfilman Indonesia, kembali menggelar serangkaian program pelatihan dan kompetisi bagi sineas muda. Program ini bertujuan memberikan bekal praktis, memperluas jaringan, serta meningkatkan kualitas karya sinematik generasi berikutnya.

Berbagai kegiatan disusun dalam rangkaian workshop intensif yang mencakup topik-topik penting seperti penulisan naskah, penyutradaraan, sinematografi, editing, serta manajemen produksi. Setiap sesi dipandu oleh profesional berpengalaman yang telah terlibat dalam film-film festival nasional dan internasional.

  • Workshop Penulisan Naskah: Teknik membangun alur, karakter, dan dialog yang kuat.
  • Workshop Penyutradaraan: Pendekatan visual, pengarahan aktor, serta pengambilan keputusan kreatif.
  • Workshop Sinematografi: Pencahayaan, komposisi gambar, dan penggunaan peralatan kamera.
  • Workshop Editing: Proses pasca produksi, pemilihan ritme, dan penambahan efek suara.
  • Workshop Manajemen Produksi: Perencanaan anggaran, jadwal, serta koordinasi tim.

Setelah menyelesaikan serangkaian workshop, peserta diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi pendek yang menilai kreativitas, keaslian cerita, serta kemampuan teknis. Pemenang kompetisi akan mendapatkan hadiah berupa peralatan produksi, pendanaan mikro untuk proyek berikutnya, serta kesempatan menayangkan karyanya di platform digital resmi La Indie Movie.

Kepala program, Budi Santoso, menyatakan, “Kami ingin menciptakan ekosistem yang mendukung sineas muda untuk bereksperimen, belajar dari kesalahan, dan menghasilkan karya yang mampu bersaing di kancah internasional. La Indie Movie bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan ruang kolaborasi yang membuka peluang nyata bagi para pembuat film baru.”

Sejak diluncurkan, La Indie Movie telah menarik lebih dari 300 peserta dari seluruh Indonesia, dengan mayoritas berasal dari daerah yang sebelumnya sulit mengakses fasilitas pelatihan perfilman. Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis praktis, inisiatif ini diharapkan dapat memperkaya khazanah sinema tanah air serta menumbuhkan bakat-bakat baru yang siap berkontribusi pada industri kreatif nasional.