LintasWarganet.com – 28 April 2026 | PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan bahwa layanan KRL (Commuter Line) pada jalur Jabodetabek sementara dibatasi setelah terjadi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada pagi hari. Akibat insiden tersebut, kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan melewati Stasiun Bekasi Timur dan hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi.
Kecelakaan terjadi ketika sebuah kereta yang sedang beroperasi mengalami benturan dengan kendaraan di area persimpangan rel. Penumpang yang berada di dalam kereta sempat mengalami kegelisahan, namun tidak ada laporan korban jiwa. Tim evakuasi langsung dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang dan mengamankan area kecelakaan.
Berikut ini langkah-langkah operasional yang diterapkan KAI pasca kecelakaan:
- Jalur layanan KRL dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi; kereta tidak melanjutkan ke Stasiun Bekasi Timur dan stasiun berikutnya.
- Kereta yang berada di antara Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur dipindahkan ke jalur siding untuk menunggu perbaikan.
- Penumpang yang sudah berada di dalam kereta diminta turun di Stasiun Bekasi dan dilayani dengan bus shuttle yang disediakan KAI.
- Jadwal keberangkatan dan kedatangan KRL di stasiun lain tetap dijalankan sesuai jadwal, kecuali rute yang terdampak.
KAI juga menyediakan layanan transportasi alternatif berupa bus shuttle dari Stasiun Bekasi menuju Stasiun Bekasi Timur dan area sekitar. Jadwal shuttle beroperasi setiap 15 menit sejak pukul 07.30 WIB, dengan kapasitas sekitar 30 penumpang per bus. Penumpang disarankan membawa tiket KRL yang dapat ditukarkan langsung di loket bus shuttle.
Untuk mengurangi kepadatan penumpang, KAI menghimbau masyarakat:
- Menggunakan alternatif transportasi lain seperti angkutan kota (angkot) atau ojek daring.
- Menyesuaikan jadwal keberangkatan dengan memperhitungkan kemungkinan penundaan.
- Menyimpan barang berharga dan tetap memperhatikan protokol keselamatan selama menunggu transportasi pengganti.
Pihak manajemen KAI menegaskan bahwa perbaikan jalur dan pemulihan layanan penuh akan dilakukan secepat mungkin. Saat ini, estimasi waktu pemulihan penuh diperkirakan membutuhkan 2‑3 hari kerja, tergantung pada hasil investigasi teknis dan perbaikan infrastruktur rel.
Komunitas penumpang diharapkan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. KAI akan terus memberikan pembaruan informasi melalui media resmi dan kanal layanan pelanggan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet