LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penyelidikan terkait dugaan aliran dana yang diduga melibatkan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Penyidikan difokuskan pada tiga perusahaan swasta yang diduga menjadi perantara dalam transaksi keuangan tidak wajar.
Investigasi dimulai setelah sejumlah saksi melaporkan adanya pembayaran tidak resmi kepada mantan pejabat Kemenaker. KPK menelusuri alur dana mulai dari sumber dana, perantara, hingga penerima akhir. Hingga kini, KPK telah mengamankan dokumen keuangan, rekaman percakapan, serta surat-surat perjanjian yang terkait dengan tiga perusahaan tersebut.
Berikut perusahaan yang sedang diperiksa:
- PT. Bumi Sejahtera
- PT. Global Mitra Usaha
- PT. Prima Karya Sentosa
Ketiga entitas tersebut diduga memberikan pembayaran melalui rekening pribadi dan perusahaan lain yang tidak tercatat secara resmi dalam laporan keuangan mereka. KPK mencatat bahwa total nilai transaksi yang dipertanyakan mencapai sekitar Rp 12 miliar.
Penyidik KPK juga menelusuri peran mantan Sekjen dalam proses pengadaan tenaga kerja serta perizinan yang terkait dengan proyek-proyek besar. Selama pemeriksaan, mantan Sekjen menolak memberikan keterangan lebih lanjut dan menyatakan dirinya tidak mengetahui adanya aliran dana ilegal.
Jakarta, 13 Mei 2026 – KPK menyatakan bahwa proses penyidikan masih berlanjut dan akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi serta pihak terkait lainnya. KPK menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas segala bentuk korupsi, terutama yang melibatkan pejabat tinggi dan sektor swasta.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet