KPK Amankan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas dan Geledah Rumah Pengusaha Heri Black di Semarang Terkait Dugaan Suap Bea Cukai
KPK Amankan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas dan Geledah Rumah Pengusaha Heri Black di Semarang Terkait Dugaan Suap Bea Cukai

KPK Amankan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas dan Geledah Rumah Pengusaha Heri Black di Semarang Terkait Dugaan Suap Bea Cukai

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian operasi pada Senin, 12 Mei 2024, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Operasi pertama menargetkan satu kontainer yang diduga menjadi sarana penyelundupan barang hasil gratifikasi dan suap pada pejabat Bea Cukai setempat. Petugas KPK mengamankan kontainer tersebut, melakukan pemeriksaan dokumen, serta mengumpulkan barang bukti yang meliputi faktur palsu, catatan transaksi keuangan, dan surat perintah pengiriman.

Pada saat bersamaan, tim penyidik KPK melaksanakan penggeledahan di kediaman seorang pengusaha lokal, Heri Black, yang dikenal sebagai pemilik perusahaan logistik dan distribusi di wilayah Jawa Tengah. Penggeledahan dilakukan setelah memperoleh surat perintah pengadilan yang menyatakan adanya indikasi kuat keterlibatan Heri Black dalam praktik suap kepada petugas Bea Cukai untuk mempercepat proses bongkar muat barang impor.

Hasil sementara penggeledahan mengungkap sejumlah barang bukti, antara lain:

  • Catatan pembayaran tunai yang mencurigakan kepada petugas Bea Cukai.
  • Komunikasi elektronik (SMS dan email) yang menunjukkan tawaran gratifikasi.
  • Dokumen kontrak fiktif yang dipakai untuk menutupi aliran uang.

Ketua KPK, Firli Bahuri, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPK untuk memberantas praktik korupsi di sektor logistik dan perdagangan. “Kami tidak akan segan melakukan penyitaan dan penggeledahan bila ada bukti kuat yang mengarah pada penyalahgunaan wewenang,” ujar Firli dalam konferensi pers di kantor KPK, Jakarta.

Pihak Bea Cukai belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan suap ini, namun sumber internal menyebutkan bahwa penyelidikan internal telah berjalan paralel dengan operasi KPK. Sementara itu, perwakilan Heri Black menolak semua tuduhan, menyatakan bahwa rumah dan usaha beliau merupakan korban tindakan hukum yang tidak berdasar.

Pengamanan kontainer dan penggeledahan rumah ini menambah daftar kasus besar yang melibatkan KPK dalam memerangi korupsi di bidang perdagangan internasional. Pengamat menilai bahwa langkah ini dapat meningkatkan transparansi dan menurunkan tingkat praktik suap di pelabuhan-pelabuhan utama Indonesia, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha yang mencoba memanfaatkan celah regulasi.