KPK Ajak Keluarga Cegah Korupsi di Sulawesi Selatan
KPK Ajak Keluarga Cegah Korupsi di Sulawesi Selatan

KPK Ajak Keluarga Cegah Korupsi di Sulawesi Selatan

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan peran penting keluarga sebagai garda pertama dalam upaya mencegah praktik korupsi di kalangan birokrat, khususnya di provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan di kantor KPK Makassar, para pejabat KPK menyampaikan bahwa nilai-nilai integritas dan moral yang ditanamkan sejak dini di lingkungan rumah dapat menjadi faktor penentu bagi perilaku pejabat publik.

  • Menumbuhkan kesadaran akan bahaya korupsi melalui dialog keluarga.
  • Mendorong anggota keluarga untuk melaporkan tanda-tanda penyalahgunaan wewenang.
  • Memberikan edukasi tentang aturan dan sanksi hukum terkait korupsi.
  • Menetapkan komitmen bersama untuk menolak suap dan gratifikasi.

Direktur Eksekutif KPK, Nama Direktur, menambahkan bahwa keluarga dapat menjadi “benteng pertama” yang mengingatkan para pegawai negeri akan tanggung jawab moral mereka. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara KPK, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem anti‑korupsi yang kuat.

Beberapa langkah konkret yang direncanakan KPK antara lain:

  1. Penyuluhan anti‑korupsi di lingkungan rumah tangga melalui media sosial dan materi cetak.
  2. Penyediaan hotline khusus bagi keluarga yang ingin melaporkan dugaan korupsi tanpa rasa takut.
  3. Penyelenggaraan workshop interaktif bagi orang tua dan remaja di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan.
  4. Pembentukan jaringan relawan keluarga yang dapat membantu memantau perilaku pejabat di daerah masing‑masing.

Acara penyuluhan pertama dijadwalkan pada tanggal 15 Mei 2024 di Kota Makassar, dengan melibatkan lebih dari 200 keluarga pejabat daerah. Diharapkan inisiatif ini dapat menurunkan angka kasus korupsi di tingkat lokal dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Dengan menekankan peran keluarga, KPK berharap budaya antikorupsi dapat tertanam kuat sejak usia dini, sehingga generasi mendatang tumbuh dengan nilai integritas yang tinggi.