Koops TNI-Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Pegunungan Bintang Menghindari Ancaman OPM
Koops TNI-Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Pegunungan Bintang Menghindari Ancaman OPM

Koops TNI-Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Pegunungan Bintang Menghindari Ancaman OPM

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Tim gabungan TNI, Polri, dan aparat setempat melaksanakan evakuasi terhadap 44 pendulang emas yang berada di wilayah Pegunungan Bintang, Papua, pada pagi hari ini. Evakuasi dilakukan untuk melindungi para penambang dari potensi serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diperkirakan menargetkan daerah tersebut.

Operasi dimulai setelah intelijen mengidentifikasi peningkatan aktivitas OPM di sekitar area penambangan. Koordinasi antara TNI, Polri, dan Habema (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dilakukan sejak dini untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan tertib.

  • Tim keamanan menyisir jalur evakuasi dan menyiapkan pos pemeriksaan di titik-titik strategis.
  • Tim medis dan logistik diposisikan di lokasi penampungan sementara untuk memberikan bantuan kesehatan dan kebutuhan dasar.
  • Para pendulang dipindahkan ke pos pengungsian yang telah disiapkan di desa terdekat dengan fasilitas sanitasi dan makanan.

Pejabat TNI menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan warga sipil. “Kami tidak akan membiarkan warga menjadi korban dalam konflik yang sedang berlangsung,” ujar salah satu perwira TNI yang memimpin operasi.

Sementara itu, perwakilan OPM belum memberikan pernyataan resmi terkait evakuasi ini. Pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi kembali terhadap izin penambangan di wilayah tersebut serta meningkatkan pengawasan keamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Evakuasi ini diharapkan dapat menstabilkan situasi keamanan di Pegunungan Bintang sekaligus memberikan ruang bagi otoritas untuk meninjau kebijakan penambangan emas demi kepentingan ekonomi dan keselamatan penduduk setempat.