LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Manchester United berhasil menahan Nottingham Forest dengan skor 3-2 pada Minggu, 18 Mei 2026 di Old Trafford. Namun, kemenangan tersebut tidak lepas dari sorotan tajam terkait sebuah insiden handball yang melibatkan pemain sayap kanan mereka, Bryan Mbeumo.
Insiden yang Memicu Perdebatan
Dalam fase serangan pertama, Matheus Cunha mencetak gol setelah menerima umpan yang melibatkan Mbeumo. Pada saat itu, bola menyentuh lengan Mbeumo sebelum mencapai kaki penyerang. VAR (Video Assistant Referee) langsung mengintervensi dan memanggil wasit lapangan, Michael Salisbury, untuk meninjau cuplikan tersebut. Namun, Salisbury tetap mempertahankan keputusan gol dan membiarkan skor tetap.
Keputusan ini memicu protes keras dari pendukung Nottingham Forest dan memunculkan perdebatan di kalangan analis taktik mengenai interpretasi aturan handball yang baru-baru ini diperketat oleh IFAB.
Pandangan Eks‑Referee Dermot Gallagher
Beberapa hari kemudian, mantan wasit Premier League ternama, Dermot Gallagher, memberikan penilaian pribadinya melalui program “Ref Watch” di Sky Sports. Gallagher menilai bahwa keputusan Salisbury adalah salah dan seharusnya gol tersebut dibatalkan. “Saya rasa ini harus dibatalkan. Saya pikir Michael terpengaruh oleh arahan bahwa jika bola memantul dari tubuh dan menyentuh lengan secara tidak disengaja, maka tidak ada pelanggaran,” ujarnya.
Gallagher menambahkan, “Bola memang menyentuh pinggul Mbeumo, lalu memantul ke lengan yang berada di sisi tubuhnya. Itu jelas mengubah arah bola dan menciptakan peluang gol. VAR sudah memberi sinyal yang jelas, jadi keputusan akhir seharusnya mengikuti indikasi tersebut.”
Reaksi Publik dan Analisis Media
Berbagai media, termasuk kolom satir “Row Z” dari The Athletic, menyoroti insiden ini sebagai contoh kebingungan aturan handball. Artikel “Handball or not handball?!” menampilkan gambar Mbeumo yang memegang bola dengan lengan, namun secara resmi menyatakan bahwa itu bukan handball. Penilaian tersebut menuai kritik karena tampak bertentangan dengan penjelasan Gallagher dan keputusan VAR.
Sementara itu, para penggemar di media sosial membagi pendapat menjadi dua kubu: sebagian menganggap Mbeumo sengaja mengontrol bola dengan lengan, sedangkan yang lain berpendapat bahwa sentuhan tersebut bersifat tidak sengaja dan tidak menghalangi pemain lawan secara signifikan.
Dampak pada Tim dan Pemain
Keputusan kontroversial ini tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan, tetapi juga menambah tekanan pada manajer Manchester United dalam mengelola persepsi keadilan kompetisi. Bagi Mbeumo, insiden tersebut menjadi sorotan tambahan di tengah debut impresifnya bersama United, bersama rekan satu tim Matheus Cunha dan Krzysztof Piątek yang menjadi trio pertama di Premier League yang mencetak lebih dari sepuluh gol dalam debut musim.
Di sisi lain, Nottingham Forest menilai keputusan tersebut sebagai faktor kunci yang merusak peluang mereka untuk meraih poin tambahan. Klub mengajukan protes resmi kepada Komite Disiplin Liga, namun belum ada keputusan akhir.
Implikasi Aturan Handball Kedepan
Kasus Mbeumo menambah daftar contoh di mana interpretasi aturan handball masih menjadi zona abu‑abu. IFAB diperkirakan akan meninjau kembali definisi “lengan di sisi tubuh” serta kriteria “sengaja” versus “tidak sengaja” dalam pertemuan tahunan mereka. Beberapa pengamat memperkirakan bahwa klarifikasi lebih lanjut dapat mengurangi kontroversi serupa di masa mendatang.
Sejauh ini, keputusan VAR tetap menjadi pedoman utama, namun peran wasit lapangan dalam menilai niat pemain tetap menjadi faktor penentu yang menimbulkan perdebatan.
Dengan tekanan dari media, fans, dan mantan otoritas wasit seperti Dermot Gallagher, kasus handball Bryan Mbeumo menjadi contoh nyata bagaimana teknologi, regulasi, dan interpretasi manusia berinteraksi dalam sepak bola modern.
Ke depannya, Manchester United akan berusaha menutup bab kontroversial ini dengan fokus pada hasil di lapangan, sementara Nottingham Forest berharap keputusan yang lebih konsisten dapat memberi mereka peluang yang lebih adil dalam kompetisi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet