Komisi Percepatan Reformasi Polri Pilih Sampaikan Hasil Evaluasi Secara Lisan ke Presiden

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri (Kepolri), Jim Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa hasil kajian dan evaluasi terhadap institusi Polri tidak akan dipublikasikan secara terbuka. Menurutnya, temuan tersebut akan disampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan lisan yang akan dijadwalkan kemudian.

Jimly menambahkan bahwa proses evaluasi ini telah berlangsung selama beberapa bulan dengan melibatkan pakar keamanan, akademisi, serta unsur masyarakat sipil. Hasilnya mencakup analisis struktural, kinerja operasional, serta rekomendasi reformasi kebijakan internal Polri.

Berikut rangkuman utama dari temuan sementara yang akan dibawa ke Istana:

  • Identifikasi kelemahan pada mekanisme akuntabilitas internal Polri.
  • Penilaian kebutuhan peningkatan kompetensi personel di bidang teknologi informasi.
  • Rekomendasi revisi regulasi penggunaan kekuatan dalam operasi keamanan.
  • Usulan perbaikan sistem pengawasan eksternal melalui lembaga independen.

Keputusan untuk tidak mengungkapkan dokumen evaluasi secara publik diambil dengan pertimbangan menjaga sensitivitas data, menghindari spekulasi publik, serta memberi ruang bagi Presiden untuk menilai secara menyeluruh sebelum menginstruksikan langkah selanjutnya.

Pengamat politik menilai langkah ini dapat memperkuat posisi kepemimpinan Presiden dalam mengarahkan reformasi kepolisian, namun sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi kepada masyarakat. Sementara itu, unsur-unsur internal Polri menunggu arahan konkret setelah pertemuan tersebut.

Jika hasil evaluasi mendapatkan persetujuan Presiden, diharapkan akan diikuti dengan paket kebijakan reformasi yang meliputi pelatihan ulang, perubahan regulasi, serta peningkatan mekanisme pengawasan eksternal. Semua itu bertujuan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di era pasca‑pemilu.