Komisi IV DPR RI Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Pulau Nusakambangan
Komisi IV DPR RI Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Pulau Nusakambangan

Komisi IV DPR RI Apresiasi Program Ketahanan Pangan di Pulau Nusakambangan

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, memberikan apresiasi kepada program ketahanan pangan yang sedang dikembangkan di Pulau Nusakambangan oleh Kementerian Pertanian. Kunjungan tersebut berlangsung pada tanggal 18 Juni 2024 dan dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian serta perwakilan masyarakat setempat.

Program ini merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan domestik, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki potensi lahan pertanian terbatas namun kaya akan sumber daya alam. Dengan memanfaatkan lahan seluas 150 hektar, proyek ini menargetkan produksi beras, sayuran, dan ternak yang dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Komponen utama program meliputi:

  • Pembinaan petani melalui pelatihan teknik pertanian modern dan penggunaan bibit unggul.
  • Pembangunan infrastruktur irigasi yang mengoptimalkan penggunaan air hujan dan sumber air tawar.
  • Penerapan sistem pertanian terpadu yang menggabungkan budidaya tanaman dengan peternakan untuk meningkatkan efisiensi sumber daya.
  • Penyediaan fasilitas penyimpanan pascapanen yang meminimalkan kerugian hasil.
  • Pengembangan pasar lokal melalui koperasi petani dan jaringan distribusi langsung ke konsumen.

Dalam sambutannya, Siti Hediati Hariyadi menyatakan, “Program ketahanan pangan di Nusakambangan menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi berkelanjutan bagi tantangan pangan nasional. Kami berharap inisiatif ini dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi serupa.”

Selain itu, komisi menekankan pentingnya dukungan regulasi yang mempermudah akses kredit bagi petani, serta insentif fiskal bagi investasi sektor agribisnis di daerah kepulauan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan produksi pangan nasional akan meningkat secara signifikan dalam lima tahun ke depan.

Keberhasilan program di Nusakambangan juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia, mendukung kemandirian ekonomi daerah, dan membuka lapangan kerja baru bagi penduduk setempat.