LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Kerala Blasters menutup musim Indian Super League (ISL) 2025-26 dengan kemenangan menegangkan 2-1 melawan FC Goa di Jawaharlal Nehru International Stadium, Kochi, pada Senin, 18 Mei 2026. Gol penentu kemenangan tercipta lewat sundulan tajam pemain bertahan asal Senegal, Fallou, yang memanfaatkan umpan sudut dari Kevin Yoke pada menit-menit akhir pertandingan.
Serangkaian pergantian taktik memperkaya drama di lapangan. Pada babak pertama, FC Goa sempat menekan dengan beberapa peluang, namun pertahanan Kerala Blasters yang dipimpin Fallou berhasil menepis serangan, meski ada catatan kecerobohan Sandesh Jhingan yang gagal menghalau bola sebelum Fallou menyundulnya ke gawang. Setelah jeda singkat, Fallou menambah satu gol lagi dengan tembakan kaki kanan dari sudut kanan lapangan, memperlebar selisih menjadi 2-0 sebelum FC Goa memperkecil ketertinggalan melalui gol balasan pada menit-menit akhir.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Blasters dalam penguasaan bola (58%) dan jumlah tembakan ke arah gawang (7 tembakan, 3 tepat sasaran). FC Goa mencatat 5 tembakan ke gawang, dengan 2 tepat sasaran. Kedua tim mencatat total 12 pelanggaran, dengan tiga kartu kuning masing-masing.
- Skor akhir: Kerala Blasters 2-1 FC Goa
- Penampil utama: Fallou (2 gol), Kevin Yoke (assist), Drazic (kreatifitas)
- Penggantian penting: Franchu digantikan Ebindas, Vibin digantikan Borges
- Waktu tambahan: 6 menit
Keberhasilan ini menandai titik balik bagi Kerala Blasters sejak kedatangan pelatih baru, Ashley Westwood. Tim yang sempat mengalami awal musim yang lemah berhasil bangkit, mencatat hanya dua poin dalam enam pertandingan terakhir namun mengamankan posisi kedelapan dengan 17 poin, selisih tiga poin dari FC Goa yang berada di posisi ketujuh. Dengan tidak ada lagi kesempatan untuk meningkatkan peringkat, Blasters berfokus pada penutup musim yang positif.
Pertandingan juga disiarkan secara luas melalui Sony Sports Network serta layanan streaming FanCode, memastikan jutaan penggemar dapat menyaksikan aksi akhir musim secara langsung.
Sementara itu, di luar lapangan, pelatih FC Goa, Manolo Marquez, mengeluarkan kritik tajam terhadap manajemen sepakbola India. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Marquez menyebut situasi administrasi liga sebagai “bencana lengkap”. Ia menyoroti ketidakpastian jadwal, kontrak yang mendekati masa berakhir, serta kurangnya visi jangka panjang bagi kompetisi. Menurut Marquez, ketidakjelasan tersebut memaksa klub seperti FC Goa untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi AFC Champions League 2 sekaligus memulai pra-musim baru dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, sebuah beban logistik yang tak realistis.
Komentar Marquez menambah dimensi baru pada narasi penutup musim, mengingat ISL tengah berhadapan dengan tantangan komersial dan struktural. Ketidakpastian kalender serta masalah kontrak pemain menjadi sorotan utama, yang berpotensi memengaruhi persiapan tim untuk musim berikutnya.
Secara keseluruhan, kemenangan 2-1 bagi Kerala Blasters tidak hanya mengukir catatan positif pada lembaran akhir musim, tetapi juga memperlihatkan kemampuan tim untuk tetap kompetitif di tengah dinamika liga yang tidak menentu. Di sisi lain, kritik Marquez menegaskan perlunya reformasi administratif agar ISL dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan kepastian bagi klub, pemain, dan pelatih di masa depan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet