Kemlu Pastikan Sebar Informasi BBTF 2026 ke 132 Perwakilan Dunia, Perkuat Diplomasi Pariwisata
Kemlu Pastikan Sebar Informasi BBTF 2026 ke 132 Perwakilan Dunia, Perkuat Diplomasi Pariwisata

Kemlu Pastikan Sebar Informasi BBTF 2026 ke 132 Perwakilan Dunia, Perkuat Diplomasi Pariwisata

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah menggelar serangkaian kegiatan promosi untuk menyiapkan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 agar dikenal luas oleh 132 perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri. Langkah ini diharapkan tidak hanya menarik minat buyer internasional, tetapi juga memperkuat citra pariwisata Indonesia di mata komunitas global.

Beberapa tujuan utama yang dicanangkan antara lain:

  • Mengkomunikasikan tema, agenda, dan peluang bisnis BBTF 2026 secara jelas kepada perwakilan masing-masing negara.
  • Memfasilitasi pertemuan antara pelaku industri pariwisata Indonesia dengan calon investor dan agen perjalanan internasional.
  • Mengoptimalkan jaringan diplomatik untuk mempromosikan destinasi wisata baru serta produk kreatif lokal.

Untuk mencapai sasaran tersebut, Kemlu melaksanakan rangkaian aksi berikut:

  1. Penyebaran materi promosi digital (brochure, video, dan presentasi) melalui kanal resmi Kedutaan Besar dan Konsulat Indonesia.
  2. Pengadaan webinar khusus yang menampilkan pejabat Kementerian Pariwisata serta pelaku usaha pariwisata terkemuka.
  3. Penyusunan paket kunjungan kerja (fact-finding) bagi delegasi yang berminat menjajaki kerjasama investasi.
  4. Pengiriman tim promosi ke tujuh kota utama yang menjadi pusat bisnis internasional, termasuk New York, London, Dubai, Tokyo, Sydney, Paris, dan São Paulo.

Berikut rangkuman singkat wilayah dan jumlah perwakilan yang menjadi target utama penyebaran informasi BBTF 2026:

Wilayah Negara/Daerah Jumlah Perwakilan
Amerika Utara Amerika Serikat, Kanada, Meksiko 28
Europa Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Belanda, Rusia 35
Asia‑Pasifik Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina 40
Timur Tengah & Afrika Utara UAE, Saudi Arabia, Qatar, Maroko, Mesir 12
Lainnya Brasil, Afrika Selatan, Kenya 7

Direktur Bidang Kerjasama Internasional Kementerian Pariwisata, Budi Santoso, menegaskan bahwa sinergi antara Kemlu dan Kementerian Pariwisata menjadi kunci utama dalam memperluas jaringan pemasaran destinasi Indonesia. “Setiap perwakilan diplomatik bukan sekadar ujung tombak diplomasi politik, melainkan juga duta pariwisata yang dapat membuka pintu bagi investor dan wisatawan baru,” ujarnya.

Dengan pendekatan yang terkoordinasi, diharapkan BBTF 2026 menjadi ajang pertemuan bisnis terbesar di Asia Tenggara, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata yang beragam dan berkelanjutan.