Kemkomdigi Perketat Pengawasan Platform Digital yang Dapat Diakses Anak

LintasWarganet.com – 04 Mei 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi anak-anak dari konten berbahaya di dunia maya. Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan terhadap platform digital yang dapat diakses oleh anak di Indonesia.

Langkah-langkah utama yang akan dilaksanakan meliputi:

  • Peningkatan koordinasi antara regulator, penyedia platform, dan lembaga perlindungan anak guna memastikan pemantauan konten secara real‑time.
  • Penerapan standar keamanan yang lebih ketat, termasuk verifikasi usia pengguna dan penyaringan konten yang tidak sesuai untuk anak.
  • Pembentukan tim khusus yang berfokus pada penanganan laporan pelanggaran serta penyelidikan konten yang melanggar norma anak.
  • Penguatan regulasi melalui revisi Peraturan Pemerintah tentang layanan digital, menambahkan sanksi administratif bagi platform yang tidak mematuhi ketentuan.
  • Edukasi publik melalui kampanye literasi digital untuk orang tua, guru, dan anak‑anak tentang bahaya konten negatif serta cara melaporkan konten yang mencurigakan.

Selain itu, Kemkomdigi akan memperluas penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi secara otomatis konten yang potensial membahayakan anak, seperti kekerasan, pornografi, atau propaganda radikal. Sistem AI ini akan terintegrasi dengan database nasional yang berisi daftar kata kunci dan gambar yang dilarang.

Untuk menilai efektivitas kebijakan baru, kementerian berencana melakukan audit triwulanan pada platform yang paling banyak digunakan oleh anak, seperti aplikasi streaming video, media sosial, dan game online. Hasil audit akan dipublikasikan secara transparan untuk meningkatkan akuntabilitas.

Pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, sekaligus menumbuhkan kepercayaan orang tua dalam memberikan kebebasan berinternet kepada anak-anak mereka.