Kemhan Ungkap Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Harus Ikut Latsarmil
Kemhan Ungkap Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Harus Ikut Latsarmil

Kemhan Ungkap Alasan Manajer Koperasi Merah Putih Harus Ikut Latsarmil

LintasWarganet.com – 27 Juni 2026 | Kementerian Pertahanan (Kemhan) baru-baru ini menjelaskan mengapa calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wajib mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, disiplin, dan integritas pengelola koperasi yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi desa.

  • Penguatan disiplin dan etika kerja: Pelatihan militer menekankan kedisiplinan, ketepatan waktu, dan standar etika yang tinggi, yang dianggap krusial bagi manajer koperasi dalam mengelola dana dan aset anggota.
  • Peningkatan kemampuan kepemimpinan: Program ini melatih peserta menjadi pemimpin yang tegas, mampu mengambil keputusan cepat, serta mengelola tim secara efektif.
  • Kesadaran keamanan dan pertahanan: Manajer koperasi akan lebih peka terhadap isu keamanan nasional dan dapat berkontribusi pada upaya pertahanan negara melalui jaringan koperasi.
  • Penanaman nilai kebangsaan: Latsarmil menanamkan rasa cinta tanah air, semangat gotong royong, dan rasa tanggung jawab sosial yang sejalan dengan visi koperasi Merah Putih.
  • Jaringan dan sinergi lintas sektoral: Peserta akan berinteraksi dengan perwira TNI, pejabat pemerintah, dan pelaku usaha lainnya, membuka peluang kolaborasi yang menguntungkan koperasi.

Pelatihan Latsarmil bagi calon manajer koperasi dijadwalkan berlangsung selama tiga minggu, dengan lokasi utama di Pusdiklat TNI terdekat masing-masing provinsi. Selama periode tersebut, peserta akan menjalani modul fisik, mental, serta materi dasar pertahanan dan keamanan.

Kemhan menargetkan bahwa pada akhir tahun ini, lebih dari 5.000 calon manajer KDKMP akan menyelesaikan Latsarmil. Pemerintah berharap hasilnya dapat meningkatkan profesionalisme pengelolaan koperasi, mengurangi potensi penyalahgunaan dana, serta memperkuat peran koperasi sebagai garda ekonomi desa.

Pengumuman ini juga diharapkan dapat memotivasi lebih banyak warga desa untuk bergabung dalam program koperasi Merah Putih, karena mereka akan melihat adanya jaminan kualitas manajerial yang didukung oleh standar militer. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga bagian integral dari upaya pertahanan negara.