Kementerian ESDM Targetkan 62.000 SPKLU pada 2030, Saat Ini Baru 4.892 Unit

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan target ambisius untuk memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia. Menurut data resmi, hingga akhir tahun 2023, Indonesia hanya memiliki 4.892 unit SPKLU yang beroperasi di seluruh wilayah.

Target baru yang diumumkan menyebutkan angka 62.000 SPKLU pada tahun 2030. Pencapaian ini akan menuntut pertumbuhan tahunan yang signifikan, dengan rata-rata penambahan sekitar 8.500 unit per tahun selama tujuh tahun ke depan.

Tahun Jumlah SPKLU
2023 4.892
2030 (target) 62.000

Untuk mewujudkan target tersebut, ESDM merencanakan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Peningkatan insentif fiskal bagi investor domestik dan asing yang ingin membangun SPKLU.
  • Kolaborasi dengan perusahaan utilitas listrik untuk mengintegrasikan infrastruktur pengisian ke jaringan listrik yang ada.
  • Penyederhanaan perizinan dan standar teknis guna mempercepat proses pembangunan.
  • Pengembangan model bisnis berbasis kemitraan antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta.

Namun, pemerintah juga menyadari sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kebutuhan pembiayaan besar, ketersediaan lahan yang strategis, serta standar keamanan dan interoperabilitas yang seragam.

Jika target 62.000 SPKLU tercapai, diharapkan akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia, menurunkan emisi karbon, serta mendukung agenda energi terbarukan negara.