LintasWarganet.com – 14 April 2026 | Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko, menegaskan bahwa Gunung Bromo menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya menjadikannya kawasan wisata berkelas dunia.
Beberapa langkah strategis yang akan ditempuh meliputi:
- Peningkatan infrastruktur akses, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas transportasi publik.
- Penerapan standar konservasi lingkungan untuk melindungi flora dan fauna asli.
- Pengembangan produk wisata edukatif yang menonjolkan nilai konservasi dan kearifan lokal.
- Kolaborasi dengan sektor swasta, komunitas adat, dan lembaga penelitian untuk menciptakan sinergi pembangunan.
- Pelatihan sumber daya manusia di bidang manajemen pariwisata dan pelayanan pelanggan.
Selain itu, Kemenhut menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara sebesar 30 % dalam lima tahun ke depan, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak wisata dan kontribusi ekonomi lokal.
Namun, tantangan tetap ada, antara lain tekanan pembangunan yang dapat mengancam kelestarian ekosistem, serta kebutuhan pendanaan yang signifikan untuk realisasi proyek infrastruktur dan program konservasi.
Untuk mengatasi hal tersebut, kementerian berencana mengoptimalkan dana alokasi khusus (DAK) serta menjajaki skema kemitraan publik‑privat (PPP) yang dapat mempercepat pelaksanaan.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat setempat, diharapkan Bromo tidak hanya menjadi ikon pariwisata nasional, melainkan juga contoh sukses pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan yang berdaya saing global.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet