LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat penertiban perlintasan sebidang di seluruh wilayah Indonesia guna menurunkan angka kecelakaan di lintasan kereta api.
Inisiatif ini diluncurkan setelah temuan survei menunjukkan masih banyak perlintasan yang belum dilengkapi dengan peralatan keselamatan memadai, seperti pintu gerbang otomatis, sinyal peringatan, dan marka jalan.
Beberapa langkah utama yang diambil antara lain:
- Pemetaan ulang seluruh perlintasan sebidang dengan menggunakan sistem GIS untuk menentukan prioritas perbaikan.
- Pemasangan pintu gerbang otomatis dan sinyal peringatan visual‑audio pada perlintasan dengan tingkat risiko tinggi.
- Peningkatan kualitas marka jalan dan penambahan rambu keselamatan di sekitar perlintasan.
- Pelatihan dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya mematuhi aturan lintas kereta.
- Kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penegakan hukum terhadap pelanggaran.
Target jangka pendek adalah menertibkan 1.200 perlintasan kritis dalam 12 bulan ke depan, sementara target jangka panjang menurunkan kecelakaan lintas kereta hingga 70 % pada tahun 2028.
Selain itu, Kemenhub dan KAI membentuk satuan tugas khusus yang berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol dan Dinas Perhubungan daerah untuk memastikan setiap langkah dapat dilaksanakan secara terintegrasi.
Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan penumpang kereta api, tetapi juga memperlancar arus lalu lintas di daerah perkotaan yang sering terhambat oleh penyeberangan kereta.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet