LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini mengumumkan pembentukan tim khusus untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan keterlibatan taksi berlogo Green SM dalam insiden kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Insiden tersebut menewaskan beberapa penumpang dan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur stasiun. Menurut laporan awal, sebuah taksi berwarna hijau dengan identitas Green SM tampak berada di area perlintasan ketika kereta melintas, menimbulkan spekulasi bahwa kendaraan tersebut berperan dalam timbulnya kecelakaan.
Langkah-Langkah Awal Tim Investigasi
- Pengumpulan bukti visual berupa rekaman CCTV dari stasiun dan sekitar area perlintasan.
- Wawancara saksi mata, termasuk penumpang kereta, petugas stasiun, dan pengemudi taksi.
- Pemeriksaan teknis pada kereta, rel, serta kendaraan taksi yang terlibat.
- Koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri data registrasi taksi Green SM.
Tujuan Penyelidikan
Tim khusus ini bertugas mengidentifikasi penyebab utama kecelakaan, menilai apakah terdapat kelalaian prosedural dari pihak operator kereta, maupun faktor eksternal seperti pelanggaran lalu lintas oleh taksi. Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi kebijakan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Harapan Kemenhub
Kementerian menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan transportasi publik. “Kami akan menelusuri semua aspek teknis dan operasional secara transparan, serta memastikan pertanggungjawaban bagi pihak yang terbukti melanggar standar keselamatan,” ujar juru bicara Kemenhub.
Hasil akhir penyelidikan diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan, bersamaan dengan rekomendasi perbaikan prosedur operasional dan regulasi yang lebih ketat bagi kendaraan komersial yang beroperasi di sekitar stasiun kereta.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet