LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Dalam rangka meningkatkan keamanan dan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia selama fase Mina, Kementerian Agama (Kemenhaj) menyiagakan unit Mobile Crisis Rescue di area Jamarat, Mina, Arab Saudi. Penempatan unit ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kecelakaan atau situasi darurat yang dapat terjadi di kawasan yang padat jamaah tersebut.
Mobile Crisis Rescue (MCR) merupakan tim medis dan penanggulangan darurat yang dilengkapi dengan peralatan medis tingkat lanjut, kendaraan ambulans khusus, serta personel terlatih dalam penanganan trauma massal. Tim ini beroperasi 24 jam, siap mengevakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, dan berkoordinasi dengan otoritas Saudi serta tim medis setempat.
- Fasilitas medis lengkap termasuk ventilator, defibrillator, dan ruang perawatan darurat di dalam kendaraan.
- Tim terdiri dari dokter spesialis, perawat, paramedis, serta tenaga logistik dan keamanan.
- Protokol evakuasi cepat menggunakan ambulans berstandar internasional dan helikopter medis bila diperlukan.
- Komunikasi real‑time dengan pusat komando Kemenhaj di Saudi dan Indonesia.
Koordinasi antara Kemenhaj, otoritas Saudi (Ministry of Hajj and Umrah), serta rumah sakit lokal juga telah diperkuat. Jalur evakuasi darurat telah dipetakan, dan latihan simulasi penanganan bencana massal telah dilaksanakan oleh tim MCR bersama pihak keamanan Saudi selama dua minggu terakhir.
Selain penempatan unit, Kemenhaj juga meningkatkan program edukasi keselamatan bagi jemaah melalui materi video, brosur, dan pelatihan singkat sebelum keberangkatan. Informasi mengenai prosedur darurat, titik kumpul, dan nomor kontak MCR disebarluaskan kepada seluruh agen perjalanan haji di Indonesia.
Dengan langkah-langkah tersebut, Kemenhaj berharap dapat menurunkan angka kecelakaan, mempercepat penanganan korban, serta memberikan rasa aman bagi jemaah haji Indonesia selama melaksanakan ibadah di Mina.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet