Kemendagri Dorong BUMD Bertransformasi Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Dorong BUMD Bertransformasi Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah

Kemendagri Dorong BUMD Bertransformasi Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah

LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus terus bertransformasi agar dapat berperan sebagai motor penggerak utama perekonomian daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian agenda peningkatan kinerja keuangan daerah dan penyusunan kebijakan investasi daerah.

Berbagai langkah konkret yang disarankan meliputi:

  • Penguatan tata kelola: penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan audit internal yang independen.
  • Digitalisasi operasional: integrasi sistem informasi manajemen, e‑procurement, dan layanan pelanggan berbasis aplikasi.
  • Pengembangan sumber daya manusia: pelatihan kompetensi manajerial, keuangan, dan teknologi informasi bagi pegawai BUMD.
  • Inovasi produk dan layanan: diversifikasi portofolio usaha sesuai kebutuhan pasar lokal serta peningkatan kualitas layanan publik.
  • Kolaborasi sektor swasta: pembentukan joint venture, kemitraan strategis, dan penyediaan ruang bagi investasi swasta di proyek BUMD.

Dengan pelaksanaan langkah‑langkah di atas, Kemendagri mengharapkan tercapai indikator kunci berikut:

Indikator Target Jangka Pendek Target Jangka Menengah
Pendapatan BUMD +10% dalam 2 tahun +25% dalam 5 tahun
Penciptaan Lapangan Kerja +5.000 pekerjaan +15.000 pekerjaan
Investasi Swasta Rp 500 miliar Rp 2 triliun

Secara keseluruhan, transformasi BUMD tidak hanya diharapkan meningkatkan kemandirian keuangan daerah, tetapi juga memperkuat daya saing wilayah dalam rangka mendukung agenda pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan pemerintah pusat.