Kemendag: Harga Emas Turun Seiring Pergeseran Minat Investor
Kemendag: Harga Emas Turun Seiring Pergeseran Minat Investor

Kemendag: Harga Emas Turun Seiring Pergeseran Minat Investor

LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengonfirmasi bahwa harga emas mengalami penurunan dalam beberapa minggu terakhir. Penurunan ini dipicu oleh pergeseran preferensi investor yang semakin mengalihkan dana ke instrumen berbasis imbal hasil, seperti obligasi dan sukuk.

Secara teknikal, pasar emas kini berada dalam fase konsolidasi. Trader dan investor menunggu sinyal lanjutan, sementara sebagian pelaku pasar melakukan aksi ambil untung untuk merealisasikan profit yang telah terkumpul.

Periode Harga Emas (per gram)
Awal Mei 2024 Rp 1.080.000
Pertengahan Mei 2024 Rp 1.045.000
Akhir Mei 2024 Rp 1.020.000

Faktor utama yang mendorong pergeseran tersebut antara lain:

  • Penurunan ekspektasi inflasi yang membuat instrumen berbunga lebih menarik.
  • Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang memperkecil selisih imbal hasil antara emas dan produk berbasis suku bunga.
  • Kepastian regulasi pasar modal yang meningkatkan kepercayaan investor pada obligasi korporasi.

Meskipun harga emas turun, Kemendag menegaskan bahwa logam mulia tetap menjadi aset safe‑haven jangka panjang, terutama bila terjadi gejolak geopolitik atau volatilitas pasar saham.

Para analis memperkirakan bahwa selama tren suku bunga tetap tinggi, tekanan jual pada emas kemungkinan akan berlanjut. Namun, jika terjadi koreksi pada pasar obligasi atau munculnya ketidakpastian eksternal, emas dapat kembali menarik minat pembeli dan mengembalikan harga ke level sebelumnya.