LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia memperingati hari jadi ke-71 Konferensi Asia‑Afrika (KAA) dengan menggelar acara bertajuk “Bandung Spirit: Budaya sebagai Penghubung Perdamaian“. Upacara yang dilaksanakan pada 28 Agustus 2024 di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta, menekankan peran budaya sebagai sarana dialog antarbangsa dan pemersatu dalam era globalisasi.
Agenda Acara
- Pembukaan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan.
- Pemaparan sejarah KAA dan makna Bandung Spirit oleh ahli sejarah internasional.
- Pidato Menteri Kebudayaan, I Nyoman Dhamantara, menekankan pentingnya budaya dalam menciptakan perdamaian.
- Penampilan seni tradisional dari 12 negara Asia‑Afrika, termasuk tari, musik, dan puisi.
- Diskusi panel “Budaya untuk Perdamaian” yang melibatkan perwakilan diplomatik, akademisi, dan seniman.
- Penutupan dengan upacara penerangan lampu simbol harapan.
Pernyataan Menteri
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa semangat Bandung tidak hanya tentang politik, melainkan juga tentang nilai‑nilai kebudayaan yang menumbuhkan rasa saling menghargai. Ia menambahkan bahwa Indonesia berkomitmen memperluas jaringan budaya dengan negara‑negara Asia‑Afrika melalui program pertukaran seniman, beasiswa kebudayaan, dan festival bersama.
Peran Budaya dalam Diplomasi
Acara ini menyoroti bagaimana budaya dapat menjadi bahasa universal yang menembus perbedaan ideologi. Para peserta diskusi mencontohkan inisiatif seperti pameran seni lintas batas, kolaborasi musik tradisional, serta proyek dokumenter yang mengangkat kisah perdamaian di wilayah konflik.
Langkah Lanjutan
Kementerian Kebudayaan merencanakan serangkaian program lanjutan, antara lain:
- Pembentukan forum tahunan “Bandung Culture Forum” untuk memperkuat jaringan budaya Asia‑Afrika.
- Peluncuran dana hibah bagi proyek seni yang mengusung tema perdamaian.
- Pengembangan kurikulum pendidikan yang memasukkan nilai‑nilai Bandung Spirit pada tingkat sekolah menengah.
Dengan menekankan peran budaya, Kemenbud berharap dapat memperkuat fondasi perdamaian yang telah diletakkan sejak 1955, sekaligus menjawab tantangan dunia modern yang semakin terfragmentasi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet