LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menegaskan dukungannya terhadap upaya penguatan organisasi pengurus Marapu di Kabupaten Sumba Timur. Langkah ini merupakan bagian dari program nasional untuk melestarikan warisan budaya leluhur serta kepercayaan adat yang telah mengakar kuat di wilayah tersebut.
Marapu, sebagai sistem kepercayaan dan nilai-nilai tradisional Sumba, memegang peran sentral dalam kehidupan sosial, ritual, serta identitas masyarakat setempat. Pengurus Marapu berfungsi sebagai penjaga, mediator, dan fasilitator dalam pelaksanaan upacara adat, penyimpanan pengetahuan lisan, serta pendidikan budaya kepada generasi muda.
- Peningkatan kapasitas: Kemenbud menyediakan pelatihan kepemimpinan, manajemen organisasi, dan dokumentasi budaya bagi para pengurus.
- Pendanaan: Alokasi dana khusus dialokasikan untuk pemeliharaan situs suci, perbaikan fasilitas upacara, dan produksi materi edukatif.
- Kolaborasi: Kerja sama dengan lembaga akademik, LSM, dan komunitas lokal untuk riset dan publikasi tentang tradisi Maraji.
- Penguatan jaringan: Pembentukan forum koordinasi antar‑pengurus Marapu di seluruh Sumba Timur untuk pertukaran pengalaman dan standar praktik.
Dengan dukungan ini, diharapkan pengurus Marapu dapat lebih efektif dalam melestarikan nilai‑nilai leluhur, mengurangi ancaman erosi budaya, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan adat. Pemerintah daerah Sumba Timur juga berkomitmen menyediakan sarana logistik serta memfasilitasi dialog antara pemangku kepentingan untuk memastikan kelangsungan program.
Langkah strategis Kemenbud ini selaras dengan agenda kebudayaan nasional yang menekankan pentingnya keberagaman budaya Indonesia sebagai aset tak ternilai. Penguatan pengurus Marapu diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menjaga warisan spiritual dan kultural bangsa.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet