Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton

Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | Kelompok pendukung sepak bola di Eropa, yang tergabung dalam Football Supporters Europe (FSE), mengungkapkan keprihatinan serius terhadap rencana penataan tribun pada Piala Dunia FIFA 2026. Menurut mereka, desain stadion yang diajukan FIFA tidak memberikan ruang yang cukup untuk memisahkan kelompok suporter yang memiliki potensi konflik, meski insiden kekerasan penonton pernah terjadi pada turnamen sebelumnya.

Ronan Evain, Direktur Eksekutif FSE, menegaskan bahwa “keselamatan penonton harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar estetika atau efisiensi operasional stadium”. Ia menambah bahwa minimnya pemisahan penonton dapat meningkatkan risiko bentrokan antar suporter, terutama di negara-negara dengan rivalitas historis yang kuat.

  • Desain tribun yang terbuka membuat suporter dari tim lawan mudah berinteraksi secara langsung.
  • Kurangnya zona netral atau buffer area yang memadai antara kelompok suporter.
  • Rencana penggunaan satu pintu masuk utama untuk semua penonton, yang dapat memicu kepadatan dan ketegangan.
  • Pengawasan keamanan yang terbatas karena tata letak yang tidak mendukung pemisahan fisik.

FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kritik tersebut, namun mereka menyatakan akan meninjau semua masukan dari pihak terkait sebelum finalisasi rancangan stadion. Sebagai respons, beberapa federasi nasional di Eropa mengusulkan revisi desain yang mencakup zona penonton terpisah, penambahan pagar keamanan, serta peningkatan koordinasi dengan kepolisian lokal.

Jika tidak ditanggapi secara tepat, masalah pemisahan penonton dapat berujung pada insiden keamanan yang merusak citra turnamen global. Oleh karena itu, FSE menekankan pentingnya dialog konstruktif antara FIFA, otoritas penyelenggara, dan komunitas suporter untuk memastikan bahwa Piala Dunia 2026 dapat berlangsung aman dan damai bagi semua pihak.