LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali bekerja sama dengan Pemerintah Desa Adat Serangan menyelenggarakan Festival Penjor pada akhir pekan ini sebagai upaya melestarikan tradisi dan memberdayakan generasi muda setempat.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan rangkaian kegiatan budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif. Festival Penjor bertujuan memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan pengetahuan tentang warisan budaya Bali, serta menciptakan peluang usaha bagi pemuda desa.
- Penjor tradisional dipajang di sepanjang Jalan Utama Desa Serangan, menampilkan desain unik yang dibuat oleh para pemuda.
- Workshop pembuatan penjor yang dipandu oleh seniman lokal, memberikan pelatihan keterampilan kerajinan kepada peserta usia 15-30 tahun.
- Pentas seni dengan penampilan tari tradisional, gamelan, dan musik kontemporer yang mengangkat tema kebudayaan Bali.
- Pameran kuliner khas Bali, menampilkan makanan tradisional serta inovasi kuliner kreatif dari usaha mikro pemuda.
- Lomba fotografi “Matahari Terbit di Serangan” yang mengajak peserta mengabadikan momen keindahan alam dan budaya desa.
Ribuan warga desa, mahasiswa, serta pengunjung dari wilayah sekitar turut hadir, menciptakan atmosfer semarak penuh kebersamaan. Selain memperkuat identitas budaya, festival ini diharapkan dapat menjadi ajang promosi pariwisata dan meningkatkan pendapatan ekonomi lokal melalui penjualan produk kreatif.
Panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh relawan, seniman, dan sponsor yang telah berkontribusi, serta mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Penjor sebagai simbol harapan dan kemakmuran.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet