Kejutan di Catalunya: Pedro Acosta Pimpin MotoGP, Hakim Danish Cetak Rekor di Moto3, Veda Ega Tembus Top 20
Kejutan di Catalunya: Pedro Acosta Pimpin MotoGP, Hakim Danish Cetak Rekor di Moto3, Veda Ega Tembus Top 20

Kejutan di Catalunya: Pedro Acosta Pimpin MotoGP, Hakim Danish Cetak Rekor di Moto3, Veda Ega Tembus Top 20

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Jumat malam, 15 Mei 2026, Circuit de Catalunya menyaksikan dua sesi practice yang menegangkan menjelang balapan akhir pekan. Di kelas utama MotoGP, pembalap muda KTM, Pedro Acosta, mencatatkan waktu tercepat, sementara di kelas Moto3, rider Malaysia Hakim Danish menancapkan catatan tercepat dan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil naik ke posisi 19 setelah perbaikan signifikan.

Practice MotoGP Catalunya

Pembalap 19 tahun asal Spanyol, Pedro Acosta, mengawali sesi practice dengan catatan waktu 1 menit 38,710 detik, menyalip rival terdekat Alex Marquez hanya dengan selisih 0,018 detik. Kecepatan Acosta menegaskan posisi KTM sebagai kekuatan utama pada hari itu, didukung oleh penampilan konsisten Brad Binder (posisi 3) dan Enea Bastianini (posisi 11) yang juga menempati zona top tiga.

Posisi Pembalap Tim Waktu
1 Pedro Acosta Red Bull KTM 1:38.710
2 Alex Marquez Gresini Ducati +0.018
3 Brad Binder Red Bull KTM +0.070
4 Raul Fernandez Trackhouse Aprilia +0.078
5 Johann Zarco Castrol Honda LCR +0.079
6 Fabio Di Giannantonio Pertamina VR46 Ducati +0.109
7 Marco Bezzecchi Aprilia Racing +0.121
8 Joan Mir Honda HRC Castrol +0.136
9 Jack Miller Pramac Yamaha +0.201
10 Fabio Quartararo Monster Yamaha +0.269

Selisih satu detik belum terlampaui antara posisi 1 hingga 19, menandakan persaingan yang sangat ketat menjelang kualifikasi. Semua pembalap yang masuk dalam sepuluh besar otomatis melaju ke sesi Q2, sementara sisanya harus bersaing di Q1.

Practice Moto3 Catalunya

Kelas Moto3 menampilkan dinamika yang berbeda. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, mengukir waktu tercepat 1 menit 46,943 detik, mengalahkan rekan satu timnya Brian Uriarte dengan selisih 0,099 detik. Di urutan ketiga, pembalap Spanyol Adrian Fernandez mencatatkan 1 menit 47,146 detik, menandai kedekatan persaingan di puncak papan.

  • 1. Hakim Danish – 1:46.943
  • 2. Brian Uriarte – +0.099 detik
  • 3. Adrian Fernandez – +0.203 detik
  • 4. David Almansa – +0.419 detik
  • 5. Valentin Perrone – +0.558 detik

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama, yang sebelumnya finis ke-23 pada FP1, berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 48,136 detik dan menempati posisi ke-19. Peningkatan hampir dua detik dibanding sesi sebelumnya menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap kondisi lintasan yang menantang. Meski tidak cukup untuk langsung lolos ke Q2, Veda kini akan memulai dari sesi Q1 dengan peluang masuk ke Q2 bagi empat tercepat.

Performa Veda mendapat pujian dari dua pembalap MotoGP senior, Joan Mir dan Luca Marini, yang menyoroti bakatnya sejak debut di Red Bull Rookies Cup. Hal ini menambah ekspektasi publik Indonesia terhadap penampilan sang rookie di Catalunya.

Implikasi Menuju Kualifikasi

Di MotoGP, dominasi KTM pada practice memberikan sinyal kuat bagi tim-tim rival untuk meningkatkan strategi aerodinamis dan pemilihan ban. Alex Marquez, yang sempat menjadi tercepat pada FP1, harus mengejar kembali selisih tipis 0,018 detik. Sementara Jorge Martin, mantan juara Prancis, terpuruk di posisi 17 dengan defisit 0,679 detik, menambah tekanan pada tim Ducati untuk mengoptimalkan setup sebelum Q2.

Di Moto3, persaingan antara Hakim Danish dan Brian Uriarte memperlihatkan kelas yang sangat terbuka. Kedua pembalap menunjukkan kemampuan untuk menembus zona sub‑2 menit, yang akan menjadi tantangan bagi pembalap lain seperti Veda. Jika Veda dapat menyalip satu atau dua rider lebih cepat di Q1, peluangnya untuk masuk ke Q2 dan bersaing di final semakin besar.

Secara keseluruhan, sesi practice di Catalunya menegaskan bahwa akhir pekan balapan akan menjadi pertarungan sengit di kedua kelas. KTM menancapkan diri sebagai tim yang paling berbahaya di MotoGP, sementara di Moto3, rider muda dari Asia menorehkan prestasi yang dapat mengubah peta persaingan.

Penutup, dengan atmosfer yang penuh ketegangan, para pembalap kini bersiap menguji performa mesin dan strategi tim masing‑masing di sesi kualifikasi. Penggemar di seluruh dunia menantikan aksi spektakuler pada Sabtu, 16 Mei, ketika para pembalap berusaha mengamankan posisi terbaik untuk balapan utama.