Kejuaraan Persahabatan: Algeria Tumbangkan Oranje 1-0 di Rotterdam, Kejutan Pra‑World Cup 2026
Kejuaraan Persahabatan: Algeria Tumbangkan Oranje 1-0 di Rotterdam, Kejutan Pra‑World Cup 2026

Kejuaraan Persahabatan: Algeria Tumbangkan Oranje 1-0 di Rotterdam, Kejutan Pra‑World Cup 2026

LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Rotterdam, 3 Juni 2026 – Dalam laga persahabatan yang menjadi ujian akhir bagi Belanda sebelum menjejakkan kaki di Amerika Utara untuk Piala Dunia 2026, tim nasional Algeria berhasil menorehkan kemenangan tipis 1-0 atas Oranje. Gol tunggal yang mengubah jalannya pertandingan datang pada menit ke‑85 melalui tendangan memukau Anis Hadj Moussa, mengakhiri dominasi penguasaan bola Belanda selama lebih dari setengah waktu.

Latar Belakang Pertemuan

Pertandingan ini dijadwalkan pada pukul 20.45 WIB (12.15 GMT) di Stadion Feijenoord, Rotterdam, sekaligus menjadi laga pemanasan kedua bagi Belanda menjelang turnamen terbesar dunia. Pelatih Ronald Koeman menyiapkan timnya untuk menguji taktik dan formasi, sementara Vladimir Petkovic, pelatih Algeria, melihat laga ini sebagai kesempatan mengasah pertahanan timnya melawan lawan berat.

Prediksi dan Ekspektasi

Sebelum pertandingan, media internasional memperkirakan Belanda sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjuarai Piala Dunia, dengan odds 22/1 menempatkannya di peringkat kedelapan. Namun, catatan historis menampilkan Oranje sebagai “tim terbaik yang belum pernah mengangkat trofi Jules Rimet”, dengan penampilan final 2010, podium 2014, dan kekalahan lewat adu penalti pada 2022.

Jalannya Pertandingan

Belanda memulai laga dengan intensitas tinggi, menguasai bola sepanjang babak pertama dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Donyell Malen hampir membuka skor ketika tendangannya mengenai tiang gawang, sedangkan Tijjani Reijnders harus menelan bendera offside setelah kombinasi cepat melibatkan debutan Crysencio Summerville. Meskipun xG (expected goals) Belanda tercatat 2,20, mereka belum mampu mengonversi dominasi tersebut menjadi gol.

Sementara itu, Algeria menampilkan pertahanan yang rapat dan disiplin, menyerap tekanan dan menunggu kesempatan. Pada babak kedua, kedua pelatih melakukan pergantian pemain secara besar‑besar untuk menguji kedalaman skuad masing‑masing. Pergantian tersebut membuka celah bagi Anis Hadj Moussa, yang masuk sebagai pengganti di menit ke‑80.

Gol Penentu

Di menit ke‑85, Moussa menerima bola dari sisi kanan, meluncur ke dalam kotak penalti, dan meluncurkan tendangan melengkung ke pojok atas gawang yang tak dapat dijangkau oleh keeper Belanda. Gol tunggal itu memastikan kemenangan 1‑0 untuk Algeria, menambah kepercayaan diri Les Fennecs menjelang fase grup Piala Dunia, di mana mereka akan berhadapan dengan Argentina, Austria, dan Jordan.

Reaksi dan Implikasi

Kemenangan ini menjadi pukulan moral bagi Algeria, yang berhasil menahan serangan Belanda dan menonjolkan ketangguhan defensif. Bagi Koeman, hasil ini menjadi sinyal bahwa timnya masih memiliki pekerjaan rumah terutama dalam hal penyelesaian akhir. Peluang untuk memperbaiki efisiensi tembakan menjadi fokus utama sebelum laga penutup melawan Uzbekistan.

Petkovic, di sisi lain, menyambut kemenangan ini sebagai bukti bahwa strategi bertahan yang disiplin dapat mengimbangi kekuatan menyerang lawan. Penampilan solid Algeria di lapangan basah Rotterdam menegaskan kesiapan mereka menghadapi tantangan grup yang berat.

Info Siaran dan Streaming

Pertandingan ini disiarkan secara langsung melalui platform Apple TV untuk penonton internasional. Di Amerika Serikat, penonton dapat menyaksikan laga melalui FOX Soccer Plus, dengan opsi streaming melalui Fubo atau ViX. Jadwal kickoff tercatat pada pukul 2.45 sore waktu setempat (ET), atau 11.45 pagi waktu Pasifik (PT).

Statistik Kunci

Tim Penguasaan Bola xG Tembakan ke Gawang
Belanda 62% 2,20 7
Algeria 38% 0,48 3

Statistik tersebut menegaskan dominasi wilayah Belanda namun sekaligus menyoroti ketidakefektifan mereka di zona akhir.

Dengan hasil ini, harapan Belanda untuk memperbaiki performa akhir tetap tinggi menjelang turnamen utama, sedangkan Algeria membawa momentum positif untuk mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.