Kasper Schmeichel Resmi Pensiun dari Sepak Bola Profesional
Kasper Schmeichel Resmi Pensiun dari Sepak Bola Profesional

Kasper Schmeichel Resmi Pensiun dari Sepak Bola Profesional

LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Kiper Denmark Kasper Schmeichel mengumumkan secara resmi pada Rabu bahwa ia mengakhiri kariernya di sepak bola profesional setelah gagal pulih total dari cedera bahu yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir.

Keputusan pensiun tersebut diambil setelah serangkaian pemeriksaan medis menunjukkan bahwa pemulihan penuh tidak dapat dijamin, sehingga Schmeichel memutuskan untuk menghindari risiko lebih lanjut bagi kesehatan tubuhnya.

Schmeichel memulai karier profesionalnya di klub tim junior FC Copenhagen sebelum bergabung dengan Leicester City pada tahun 2011. Bersama Leicester, ia menjadi pilar utama lini belakang dan membantu klub meraih gelar Premier League pada musim 2015‑2016, prestasi yang mengukir sejarah klub tersebut.

Setelah tujuh tahun mengabdi di Leicester, ia pindah ke OGC Nice pada 2020, dan pada Januari 2022 menandatangani kontrak dengan Celtic FC. Di Skotlandia, Schmeichel kembali mengumpulkan trofi, termasuk dua gelar Scottish Premiership (2021/2022, 2022/2023) serta beberapa Piala Skotlandia.

  • Jumlah penampilan klub senior: lebih dari 500 pertandingan.
  • Penampilan internasional Denmark: 97 caps.
  • Clean sheet internasional: lebih dari 30 kali.

Pengumuman pensiun tersebut mendapat sambutan hangat dari manajer Celtic, Ange Postecoglou, yang menyatakan, “Kasper adalah sosok pemimpin yang tak ternilai, baik di dalam maupun di luar lapangan.” Pemain sekutu seperti James Forrest dan Conor Hazard juga menambahkan rasa hormat mereka terhadap dedikasi dan profesionalisme Schmeichel.

Para pendukung Celtic di seluruh dunia turut meluapkan rasa terima kasih melalui media sosial, mengenang aksi penyelamatan pentingnya di final Liga Champions 2021 melawan Manchester City, meskipun Celtic akhirnya kalah di adu penalti.

Meninggalkan jejak sebagai salah satu penjaga gawang terkemuka generasi modern, Schmeichel dipandang sebagai contoh ketangguhan mental serta konsistensi performa di level tertinggi. Meski mengakhiri kariernya di usia 35 tahun, warisan yang ia tinggalkan bagi klub maupun tim nasional Denmark akan terus dikenang.