LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Ignatius Kardinal Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, mengungkapkan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan liturgi, melainkan sebuah simbol perjalanan iman yang menuntun umat Kristiani menuju cahaya kebenaran. Dalam sambutannya, sang kardinal menekankan bahwa makna Paskah terletak pada kebangkitan Yesus Kristus yang membuka jalan baru bagi manusia untuk keluar dari kegelapan dosa dan menemukan harapan baru.
Kardinal Suharyo menjelaskan bahwa setiap tahunnya, umat Kristiani di Indonesia, khususnya di Jakarta, diundang untuk menelusuri jejak spiritual yang menuntun pada transformasi diri. “Paskah mengajarkan kita bahwa kegelapan bukan akhir, melainkan titik awal bagi cahaya yang lebih terang,” ujar beliau.
Berikut inti pesan yang disampaikan oleh Kardinal Suharyo:
- Kebangkitan sebagai titik balik: Kebangkitan Kristus melambangkan kemenangan atas kematian dan dosa, memberi harapan baru bagi seluruh umat manusia.
- Perjalanan spiritual: Paskah mengajak setiap individu untuk melakukan introspeksi, menelusuri kembali hubungan pribadi dengan Tuhan, dan melangkah maju dengan keyakinan.
- Komunitas dalam terang: Solidaritas antarumat Kristiani menjadi penting; bersama-sama mereka dapat menyalakan cahaya harapan di tengah tantangan zaman.
Selain menekankan dimensi rohani, Kardinal Suharyo juga mengajak para pemimpin gereja untuk menjadi “penerang” dalam masyarakat, mempromosikan nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan kasih. Ia menegaskan bahwa peran gereja tidak terbatas pada ritual, melainkan juga harus aktif dalam upaya memperbaiki kondisi sosial, terutama di kota metropolitan seperti Jakarta.
Dengan semangat Paskah, Kardinal Suharyo mengajak seluruh umat Kristiani untuk menjadikan perayaan ini sebagai momentum perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kontribusi kepada masyarakat luas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet