LintasWarganet.com – 28 April 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat religi dunia yang terintegrasi secara ekonomi, budaya, dan teknologi.
Langkah‑langkah utama mencakup:
- Peningkatan infrastruktur akses, termasuk perbaikan jalan raya, fasilitas transportasi umum, dan area parkir ramah lingkungan di sekitar kompleks candi.
- Pembangunan pusat interpretasi digital yang menampilkan koleksi artefak, sejarah, serta ritual keagamaan yang dapat diakses melalui aplikasi seluler berbahasa internasional.
- Penyelenggaraan Festival Religi Internasional tahunan yang mengundang umat Buddha, Hindu, Kristen, Islam, dan agama‑agama lain untuk berpartisipasi dalam dialog lintas‑keyakinan.
- Kerjasama dengan UNESCO dan organisasi kebudayaan dunia untuk memperoleh status “World Spiritual Hub” serta memfasilitasi program pelatihan pemandu wisata berbasis pengetahuan religius.
- Pendanaan khusus sebesar Rp 500 miliar selama lima tahun ke depan yang dialokasikan untuk restorasi, konservasi, dan promosi global melalui media sosial dan pameran internasional.
Gubernur Jawa Tengah, Nama Gubernur, menyatakan, “Borobudur bukan hanya warisan arsitektur, melainkan simbol persatuan spiritual umat manusia. Dengan dukungan kementerian dan stakeholder global, kami ingin menjadikannya titik pertemuan utama bagi pilgrim dari seluruh dunia.”
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menambahkan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan internasional hingga 30 % dalam lima tahun, sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan lokal.
Selain itu, program pendidikan khusus akan diluncurkan di sekolah‑sekolah dan perguruan tinggi Jawa Tengah untuk menanamkan nilai‑nilai toleransi dan kebudayaan Borobudur kepada generasi muda.
Dengan kombinasi investasi infrastruktur, teknologi digital, dan diplomasi budaya, Jateng menargetkan Borobudur menjadi landmark religius yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menjadi tempat dialog spiritual antarbangsa.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet