LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Teheran tidak akan terpengaruh oleh upaya Washington yang berusaha mengubah definisi nota kesepahaman damai yang telah disepakati antara kedua negara. Pernyataan itu disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Rubio, menyatakan pandangannya mengenai isi dan implementasi kesepakatan tersebut.
Baghaei menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen pada proses negosiasi yang sedang berlangsung dan menolak segala upaya yang dianggapnya sebagai upaya manipulasi atau penipuan politik. Menurutnya, kesepakatan damai harus dihormati sebagaimana adanya, tanpa adanya penambahan atau pengurangan yang tidak disepakati bersama.
Negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran saat ini berfokus pada beberapa poin utama, antara lain:
- Pengurangan sanksi ekonomi terhadap Iran.
- Pembatasan program nuklir Iran sesuai dengan kesepakatan internasional.
- Pengaturan akses dan inspeksi oleh badan pengawas nuklir internasional.
Pihak Iran menegaskan bahwa setiap perubahan pada nota kesepahaman harus melalui proses dialog yang transparan dan melibatkan semua pihak terkait, bukan diputuskan secara sepihak oleh salah satu negara.
Situasi ini menambah ketegangan dalam hubungan bilateral yang sudah lama tegang, meskipun kedua belah pihak secara resmi menyatakan keinginan untuk mencapai penyelesaian damai yang berkelanjutan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet