Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian Negosiasi dengan Amerika Serikat
Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian Negosiasi dengan Amerika Serikat

Iran Tegaskan Uranium yang Diperkaya Bukan Bagian Negosiasi dengan Amerika Serikat

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Teheran menegaskan pada hari ini bahwa uranium yang telah diperkaya tidak termasuk dalam rangkaian pembicaraan dengan Washington untuk mengakhiri sanksi dan menghidupkan kembali perjanjian nuklir (JCPOA). Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran dalam konferensi pers yang diadakan setelah pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Iran dan delegasi Amerika Serikat di Doha.

  • Negosiasi utama: pencabutan sanksi dan verifikasi kepatuhan JCPOA.
  • Uranium ber‑enrichment tinggi: tidak termasuk dalam agenda pembicaraan.
  • Iran menolak tekanan internasional untuk menghentikan program pengayaan.

Para pengamat menilai pernyataan ini menandakan bahwa Iran ingin memperkuat posisi tawar dengan menegaskan batasan yang tidak dapat dikompromikan. Mereka juga mengingatkan bahwa setiap langkah yang mengarah pada pengurangan tingkat enrichment dapat memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.

Sejak awal 2023, dua belah pihak telah mengadakan serangkaian pertemuan tidak resmi yang menghasilkan beberapa kemajuan, namun belum ada kesepakatan final. Washington menuntut Iran untuk menurunkan tingkat enrichment menjadi 3,67% atau bahkan 20%, sementara Tehran berargumen bahwa tingkat tersebut diperlukan untuk menjamin pasokan energi domestik.

Dengan menolak memasukkan uranium ber‑enrichment tinggi ke dalam perundingan, Iran mengisyaratkan bahwa ia siap melanjutkan program tersebut kecuali ada jaminan keamanan yang memadai dari pihak AS dan sekutunya.