LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Jabatan luar negeri Iran menyampaikan keberatan keras atas serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel, menilai aksi tersebut telah menimbulkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan bersejarah dan institusi pendidikan di wilayah yang menjadi target.
Pernyataan resmi tersebut menyoroti kerusakan pada situs-situs yang memiliki nilai arkeologis dan budaya, termasuk sebuah universitas yang dikenal memiliki koleksi artefak kuno. Menurut laporan awal, bangunan-bangunan bersejarah mengalami keruntuhan sebagian, sementara perpustakaan universitas mengalami kerusakan pada arsip-arsip penting.
Iran menuduh bahwa serangan tersebut tidak hanya melanggar hukum humaniter internasional, tetapi juga mengancam warisan budaya yang telah dilestarikan selama berabad-abad. Pihak Tehran menegaskan bahwa tindakan semacam ini dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.
- Target utama serangan: instalasi militer dan fasilitas intelijen yang diyakini berlokasi dekat area bersejarah.
- Kerusakan yang dilaporkan: runtuhnya atap bangunan kuno, pecahnya jendela kaca bersejarah, dan kerusakan pada koleksi manuskrip di perpustakaan universitas.
- Reaksi internasional: sejumlah negara mengutuk serangan, sementara beberapa menyuarakan keprihatinan atas dampak budaya.
Iran menuntut agar komunitas internasional mengadakan penyelidikan independen untuk menilai dampak serangan tersebut dan menuntut pertanggungjawaban pihak yang terlibat. Pihak berwenang Tehran juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap situs budaya merupakan kewajiban bersama menurut Konvensi UNESCO.
Dalam konteks geopolitik yang semakin tegang, pernyataan Iran ini menambah dimensi baru pada konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan sekutu-sekutunya, sekaligus menyoroti pentingnya melindungi warisan budaya di tengah dinamika militer.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet