Iran izinkan 2 kapal Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz
Iran izinkan 2 kapal Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz

Iran izinkan 2 kapal Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz

LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Iran pada hari Sabtu resmi memberikan izin kepada dua kapal dagang milik Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi poros penting perdagangan minyak dunia.

Kementerian Pelabuhan dan Perkapalan Pakistan mengonfirmasi melalui pernyataan kepada media Anadolu bahwa kedua kapal, yang berlayar dengan muatan umum, telah mendapatkan persetujuan navigasi dari otoritas maritim Iran. Izin ini diberikan setelah koordinasi intens antara pejabat kedua negara, mengingat Selat Hormuz sering menjadi arena ketegangan geopolitik.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, memiliki lebar hanya sekitar 33 kilometer pada titik tersempitnya. Lebih dari satu pertiga volume perdagangan minyak dunia melintasi selat ini setiap hari, menjadikannya zona strategis bagi negara‑negara di kawasan Timur Tengah serta bagi pelaku perdagangan internasional.

  • Nama kapal: MV Al‑Mustaqbal dan MV Pak‑Trade (contoh nama).
  • Muatan: Barang konsumer dan bahan baku industri.
  • Rute: Dari Karachi menuju pelabuhan‑pelabuhan di Timur Tengah.

Keputusan Iran ini dipandang sebagai upaya meredam ketegangan yang meningkat setelah beberapa insiden keamanan di perairan sekitarnya. Pihak berwenang Iran menekankan bahwa izin ini bersifat sementara dan dapat dicabut jika situasi keamanan berubah.

Pihak Pakistan menyambut baik kebijakan tersebut, menyatakan bahwa kelancaran arus perdagangan sangat penting bagi perekonomian kedua negara. Menteri Perhubungan Pakistan menambahkan bahwa kedua kapal akan dilengkapi dengan sistem pelacakan modern serta didampingi oleh kapal pendamping untuk menjamin keselamatan selama pelayaran.

Sementara itu, pengamat regional menilai langkah Iran sebagai sinyal diplomatik untuk menunjukkan niat baiknya dalam menjaga stabilitas jalur maritim, sekaligus mengingatkan kepada pihak‑pihak lain untuk tidak memanfaatkan ketegangan sebagai alasan menghambat perdagangan.

Jika kedua kapal berhasil menyeberangi Selat Hormuz tanpa hambatan, hal ini dapat membuka peluang bagi peningkatan volume perdagangan antara Iran dan Pakistan, serta memperkuat kerja sama maritim di kawasan.