Inter Milan Raih Double Winners, Coppa Italia 2026 Tundukkan Lazio 2-0 di Roma
Inter Milan Raih Double Winners, Coppa Italia 2026 Tundukkan Lazio 2-0 di Roma

Inter Milan Raih Double Winners, Coppa Italia 2026 Tundukkan Lazio 2-0 di Roma

LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Inter Milan menutup musim domestik 2025/2026 dengan prestasi gemilang setelah mengangkat trofi ke-10 Coppa Italia, mengalahkan Lazio 2-0 di final yang digelar di Stadio Olimpico, Roma, pada Kamis 14 Mei 2026 dini hari WIB. Kemenangan ini melengkapi gelar Serie A yang sudah diraih sebelumnya, menjadikan Nerazzurri double winners pertama sejak era Jose Mourinho pada 2010.

Jalan Menuju Puncak

Perjalanan Inter menuju final tidaklah mulus. Setelah menyingkirkan Venezia dan Torino pada babak awal, mereka harus bertarung keras melawan Como, mengamankan tiket final dengan agregat tipis 3-2. Kekuatan mental tim terlihat jelas dalam comeback dramatis pada leg kedua melawan Como, di mana Lautaro Martínez dan rekan-rekannya menampilkan performa determinasi tinggi.

Di fase semifinal, Inter menumpaskan Bologna dengan selisih tiga gol, memastikan mereka akan menghadapi Lazio, juara Serie B yang kembali bangkit di kompetisi puncak. Pertemuan sebelumnya antara kedua tim di Serie A pekan ke-36 berakhir dengan kemenangan telak Inter 3-0 di Roma, menambah kepercayaan diri Nerazzurri menjelang final.

Detail Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-12, Lautaro Martínez hampir membuka skor lewat sundulan yang meleset. Dua menit kemudian, Marcus Thuram menerima umpan dari Federico Dimarco dan menanduk bola ke dalam kotak penalti. Bola memantul, kemudian Adam Marušić (Lazio) tidak sengaja mengarahkan bola ke gawangnya sendiri, memberi Inter keunggulan 1-0.

  • Menit 14: Gol bunuh diri Adam Marušić (berkontribusi dari Marcus Thuram).
  • Menit 35: Lautaro Martínez menggandakan keunggulan setelah menerima umpan akurat dari Denzel Dumfries.

Setelah gol kedua, Inter mengendalikan tempo pertandingan. Pada babak kedua, Lazio mencoba bangkit dengan tembakan keras Boulaye Dia pada menit 75, namun kiper Inter, Josep Martínez, berhasil melakukan penyelamatan krusial. Sisa pertandingan berjalan tenang tanpa tambahan gol, menutup skor 2-0 untuk Inter.

Susunan Pemain

Tim Formasi Pemain
Lazio 4-3-3 Edoardo Motta; Nuno Tavares, Alessio Romagnoli, Mario Gila, Adam Marušić; Kenneth Taylor, Patric, Toma Basic; Mattia Zaccagni, Tijjani Noslin, Gustav Isaksen
Inter Milan 3-5-2 Josep Martínez; Alessandro Bastoni, Manuel Akanji, Yann Bisseck; Federico Dimarco, Petar Sucic, Piotr Zieliński, Nicolo Barella, Denzel Dumfries; Lautaro Martínez, Marcus Thuram

Makna Historis

Dengan gelar Coppa Italia ke-10, Inter Milan menempati posisi kedua dalam catatan sejarah kompetisi tersebut, hanya di belakang Juventus yang memiliki 15 gelar. Pelatih Cristian Chiu, mantan pemain Nerazzurri yang pernah menjadi bagian dari tim legendaris Il Biscione yang meraih treble pada 2010, kini menorehkan tinta emasnya sendiri sebagai pelatih dengan menambah trofi penting bagi klub.

Prestasi ini juga menegaskan dominasi Inter di kancah domestik Italia, mengingat mereka telah mengamankan Scudetto pada 4 Mei 2026 dengan tiga laga tersisa. Keberhasilan ganda ini menambah nilai komersial dan reputasi klub, meningkatkan daya tarik sponsor serta memperkuat posisi Inter di pasar transfer pemain internasional.

Reaksi dan Prospek

Setelah pertandingan, pemain bintang Lautaro Martínez mengungkapkan kebahagiaan yang meluap, meski sempat marah karena tekanan dalam laga final. Denzel Dumfries menyatakan kepuasannya melihat tim bermain kolektif dan mengeksekusi taktik pelatih dengan baik. Di sisi lain, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, memberi peringatan keras kepada timnya untuk tetap rendah hati dan belajar dari kekalahan.

Ke depan, Inter akan fokus pada kompetisi Eropa, khususnya Liga Champions, dengan harapan dapat menambah koleksi trofi internasional. Sementara itu, Lazio harus mengevaluasi kembali strategi mereka di Serie A untuk menghindari penurunan posisi di klasemen.

Dengan double winners dalam genggaman, Inter Milan tidak hanya menegaskan keunggulan domestik, tetapi juga menyiapkan landasan kuat untuk menantang klub-klub elit Eropa di musim mendatang.